BNPB Beri Dana Siap Pakai Rp1 Miliar untuk Penanganan Banjir Lutra
Minggu, 19 Juli 2020 - 21:53 WIB
loading...
Permukiman warga Luwu Utara diterjang banjir bandang. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Pusdatinkom) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, BNPB telah memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp1 miliar untuk penanganan banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
“BNPB berikan dana siap pakai Rp 1 miliar. Selain itu, bantuan logistik peralatan tambahan berupa satu motor trail 250 cc, 1.000 paket sembako, 10 tenda pengungsi, 50 kantong mayat yang didukung oleh helikopter yang saat ini standby untuk membantu logistik dan evakuasi warga,” kata Raditya dalam Konferensi Pers penanganan banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan di Media Center BNPB, Jakarta (19/7/2020). (BACA JUGA: BNPB: 36 Orang Meninggal dan 40 Hilang Akibat Banjir di Lutra )
Raditya mengemukakan, selain dari BNPB, ada beberapa bantuan dari pihak lain, seperti TNI dan Polri. Kedua institusi itu membangun tenda dan fasilitas MCK bagi pengungsi. (BACA JUGA: BMKG: Curah Hujan Tinggi Menjadi Salah Satu Penyebab Banjir Luwu Utara )
Selain itu, juga ada tim dari Basarnas yang terus melakukan pencarian korban serta Kementerian PUPR yang ikut menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup lumpur di Luwu Utara.
“Hari kedua dan ketiga sudah dilakukan pembersihan langsung dan targetnya 1 minggu setelah kejadian sudah bersih semua,” ujar Raditya.
“BNPB berikan dana siap pakai Rp 1 miliar. Selain itu, bantuan logistik peralatan tambahan berupa satu motor trail 250 cc, 1.000 paket sembako, 10 tenda pengungsi, 50 kantong mayat yang didukung oleh helikopter yang saat ini standby untuk membantu logistik dan evakuasi warga,” kata Raditya dalam Konferensi Pers penanganan banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan di Media Center BNPB, Jakarta (19/7/2020). (BACA JUGA: BNPB: 36 Orang Meninggal dan 40 Hilang Akibat Banjir di Lutra )
Raditya mengemukakan, selain dari BNPB, ada beberapa bantuan dari pihak lain, seperti TNI dan Polri. Kedua institusi itu membangun tenda dan fasilitas MCK bagi pengungsi. (BACA JUGA: BMKG: Curah Hujan Tinggi Menjadi Salah Satu Penyebab Banjir Luwu Utara )
Selain itu, juga ada tim dari Basarnas yang terus melakukan pencarian korban serta Kementerian PUPR yang ikut menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup lumpur di Luwu Utara.
“Hari kedua dan ketiga sudah dilakukan pembersihan langsung dan targetnya 1 minggu setelah kejadian sudah bersih semua,” ujar Raditya.
Lihat Juga :