2 Kapal Feri Tabrakan di Pelabuhan Merak Dipicu Cuaca Buruk
Sabtu, 01 April 2023 - 20:26 WIB
loading...
Dua kapal feri bertabrakan di Pelabuhan Merak, Banten, akibat kondisi cuaca buruk hingga mengakibatkan satu kapal kandas, Sabtu (1/4/2023). Foto/iNews TV/Iskandar Nasution
A
A
A
CILEGON - Dua kapal feri bertabrakan di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (1/4/2023). Dua kapal yang terlibat tabrakan, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Labrita Karina, dan KMP Mabuhay.
Baca juga: 31 Tewas dan 7 Hilang dalam Kebakaran Feri di Filipina
Tabrakan dua kapal penyeberangan ini, dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi di perairan Banten. Akibat tabrakan tersebut, KMP Labrita Karina, mengalami kebocoran hingga kapten kapal terpaksa membawa kapal ke pinggir pantai. Sementara KMP Mabuhay hanya mengalami kerusakan kecil, dan dapat melanjutkan perjalanan.
Kepala Cabang Mabuhay, Faisal mengatakan, tabrakan dua kapal ini dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi sejak Sabtu (1/4/2023) pagi. "Posisi kapal tengah sandar, namun akibat cuaca buruk kedua kapal bergeser hingga menyebabkan kedua kapal bertabrakan," ungkapnya.
Baca juga: Gara-gara Bonceng Janda Muda, Irwan Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Orang
Pada saat kejadian tabrakan dua kapal tersebut, kecepatan angin di perairan Banten mencapai 35 knot. Hingga saat ini KMP Labrita Karina masih berada di tepian dermaga, karena mengalami kebocoran pada lambung kapal di sebelah kiri.
Baca juga: 31 Tewas dan 7 Hilang dalam Kebakaran Feri di Filipina
Tabrakan dua kapal penyeberangan ini, dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi di perairan Banten. Akibat tabrakan tersebut, KMP Labrita Karina, mengalami kebocoran hingga kapten kapal terpaksa membawa kapal ke pinggir pantai. Sementara KMP Mabuhay hanya mengalami kerusakan kecil, dan dapat melanjutkan perjalanan.
Kepala Cabang Mabuhay, Faisal mengatakan, tabrakan dua kapal ini dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi sejak Sabtu (1/4/2023) pagi. "Posisi kapal tengah sandar, namun akibat cuaca buruk kedua kapal bergeser hingga menyebabkan kedua kapal bertabrakan," ungkapnya.
Baca juga: Gara-gara Bonceng Janda Muda, Irwan Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Orang
Pada saat kejadian tabrakan dua kapal tersebut, kecepatan angin di perairan Banten mencapai 35 knot. Hingga saat ini KMP Labrita Karina masih berada di tepian dermaga, karena mengalami kebocoran pada lambung kapal di sebelah kiri.
Lihat Juga :