Dana Kelurahan di Makassar Diminta Segera Dicairkan
Minggu, 19 Juli 2020 - 20:16 WIB
loading...
Dana Kelurahan di Makassar diharap bisa segera cair agar bisa dimanfaatkan. Foto: Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pengembalian anggaran kelurahan hasil refocusing yang batal digunakan Pemkot Makassar belum selesai hingga sekarang, DPRD Kota meminta Pemerintah memepercepat realisasinya.
Hal ini diutarakan Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan Ari Ashari Ilham. Menurutnya bulan ini adalah waktu yang ideal bagi Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera melakukan pencairan mengingat waktu yang semakin mepet.
Baca Juga: Tersisa 5 Bulan, Dana Kelurahan Rp60 M Belum Juga Bisa Dikelola
"Memang sulit sisa waktu empat bulan. Akhir Juli ini idealnya segera dicairkan. Kalau tiga atau dua bulan baru cair, pasti akan kerepotan," ujar ketua Fraksi Nasdem ini.
Terlebih pada tahun sebelumnya, penggunaan anggaran kelurahan jauh dari kata optimal. Tahun 2019 dianggap menjadi catatan merah lantaran cukup banyak silpa yang dihasilkan oleh kelurahan. Tercatat realisasi anggaran hanya mampu menyentuh Rp82,45 milliar dari Rp262,57 milliar, sehingga tersisa Rp180,11 milliar.
Sehingga hal ini berpotensi kembali terulang jika tidak ada tindak cepat pemerintah dalam menyalurkan anggaran tersebut.
"Jadi semua kendala dan kekurangan tahun lalu harus dievaluasi agar tidak terulang agar proses pencairan bisa segera dilakukan," ujar Ari mengingatkan.
Hal ini diutarakan Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan Ari Ashari Ilham. Menurutnya bulan ini adalah waktu yang ideal bagi Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera melakukan pencairan mengingat waktu yang semakin mepet.
Baca Juga: Tersisa 5 Bulan, Dana Kelurahan Rp60 M Belum Juga Bisa Dikelola
"Memang sulit sisa waktu empat bulan. Akhir Juli ini idealnya segera dicairkan. Kalau tiga atau dua bulan baru cair, pasti akan kerepotan," ujar ketua Fraksi Nasdem ini.
Terlebih pada tahun sebelumnya, penggunaan anggaran kelurahan jauh dari kata optimal. Tahun 2019 dianggap menjadi catatan merah lantaran cukup banyak silpa yang dihasilkan oleh kelurahan. Tercatat realisasi anggaran hanya mampu menyentuh Rp82,45 milliar dari Rp262,57 milliar, sehingga tersisa Rp180,11 milliar.
Sehingga hal ini berpotensi kembali terulang jika tidak ada tindak cepat pemerintah dalam menyalurkan anggaran tersebut.
"Jadi semua kendala dan kekurangan tahun lalu harus dievaluasi agar tidak terulang agar proses pencairan bisa segera dilakukan," ujar Ari mengingatkan.
Lihat Juga :