Jakarta Berpeluang Lebih Cepat Menjadi Kota Cerdas Global Pasca IKN
Senin, 27 Maret 2023 - 03:08 WIB
loading...
A
A
A
Agus menilai kebijakan pemerintah dengan memberikan beberapa alternatif moda transportasi umum di Jakarta sudah tepat. Pun, ketika pemerintah mendorong peralihan penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak ke listrik. Namun dia menggaris bawahi agar pemerintah menyelesaikan apa yang dikeluhkan masyarakat. ”Jawab keresahan warga, bagaimana mengubah mesin bensin menjadi listrik atau EBT dengan biaya terjangkau,” kata dia.
Agus mengatakan, perpindahan ibu kota negara di satu sisi berdampak pada mobilitas penduduk dan ekonomi regional. Di sisi lain, hal ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk berbenah diri lebih baik sebagai kota global bisnis. ”Ada peluang membag smart transportation pasca IKN,” kata Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
Salah satu hal yang mempengaruhi Jakarta pasca IKN adalah perkembangan populasi penduduk dunia. Saat ini, 21 kota di dunia berpenduduk lebih dari 10 juta, Jakarta di antaranya. Pada 2025 Jakarta diprediksi tumbuh pesat bersama kota-kota lain di Asia.
Pertumbuhan ini ditandai dengan berkembangnya industry 4.0, big data, dan internet of things. ”Berkembangnya society 5.0, literasi IT via internet of things dan open data information, mendukung Jakarta menjadi kota global pasca IKN,” kata Agus.
Agus mengatakan, perpindahan ibu kota negara di satu sisi berdampak pada mobilitas penduduk dan ekonomi regional. Di sisi lain, hal ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk berbenah diri lebih baik sebagai kota global bisnis. ”Ada peluang membag smart transportation pasca IKN,” kata Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
Salah satu hal yang mempengaruhi Jakarta pasca IKN adalah perkembangan populasi penduduk dunia. Saat ini, 21 kota di dunia berpenduduk lebih dari 10 juta, Jakarta di antaranya. Pada 2025 Jakarta diprediksi tumbuh pesat bersama kota-kota lain di Asia.
Pertumbuhan ini ditandai dengan berkembangnya industry 4.0, big data, dan internet of things. ”Berkembangnya society 5.0, literasi IT via internet of things dan open data information, mendukung Jakarta menjadi kota global pasca IKN,” kata Agus.
Lihat Juga :