Menkes Bantah Isu Rumah Sakit Jadikan COVID-19 Lahan Bisnis
Sabtu, 18 Juli 2020 - 20:03 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membantah isu rumah sakit menjadi COVID-19 sebagai lahan bisnis. Foto/dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, tegas membantah isu yang menyebut fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit (RS) menjadikan penanganan pandemi COVID-19 sebagai lahan bisnis. Rumah sakit, lanjut dia, memiliki etika untuk melayani pasien sebaik mungkin.
"Saya percaya rumah sakit punya etika yang baik. Semua punya keinginan yang baik untuk memberikan pelayanan dan melaporkan, menagih kan. Kami tinggal verifikasi lewat BPJS," kata Menkes usai penyerahan santunan bagi tenaga kesehatan yang gugur dalam penangan COVID-19 serta insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat penanganan Corona di aula Tower 8 RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (17/7/2020).
Ikut hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan Pelayanan, Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Harap Warga Tak Terprovokasi Hoaks Penanganan Corona
Meski demikian, Terawan berjanji mengecek dugaan tersebut melalui agar tidak ada masalah seperti yang dituduhkan. "Kita semua harus berdasarkan data. Tidak boleh berdasarkan opini. Nanti kami akan cek semua," ujarnya.
"Saya percaya rumah sakit punya etika yang baik. Semua punya keinginan yang baik untuk memberikan pelayanan dan melaporkan, menagih kan. Kami tinggal verifikasi lewat BPJS," kata Menkes usai penyerahan santunan bagi tenaga kesehatan yang gugur dalam penangan COVID-19 serta insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat penanganan Corona di aula Tower 8 RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (17/7/2020).
Ikut hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan Pelayanan, Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Harap Warga Tak Terprovokasi Hoaks Penanganan Corona
Meski demikian, Terawan berjanji mengecek dugaan tersebut melalui agar tidak ada masalah seperti yang dituduhkan. "Kita semua harus berdasarkan data. Tidak boleh berdasarkan opini. Nanti kami akan cek semua," ujarnya.
Lihat Juga :