Tak Kunjung Mendapat Atensi, Anggota Dewan Ini Perbaiki Sendiri Jalan yang Rusak Parah
Rabu, 22 Maret 2023 - 06:33 WIB
loading...
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Alman Ryansyah turun langsung memperbaiki kerusakan jalan. iNews TV/Sigit
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Jalan Ahmad Yani, di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kerusakan yang cukup parah dan menghambat lalu lintas.
"Kondisi jalan yang berlubang dan becek tersebut, banyak mendapat keluhan dari masyarakat. Menyikapi hal tersebut, membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Alman Ryansyah turun langsung memperbaiki kerusakan jalan tersebut.
"Sebagai wakil dari masyarakat dan inisiatif sendiri, tentu saya tergerak untuk nemperbaiki jalan itu, karena hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan kerusakan jalan, tetapi belum juga ada realisasinya," ujar Alman Riansyah, Selasa, 21 Maret 2023.
Menurutnya, kerusakan Jalan A Yani Pangkalan Banteng tepatnya di Desa Karang Mulya, sudah sangat parah, apalagi saat ini intensitas curah hujan tinggi, di sepanjang jalan itu becek ditambah lagi karena banyak lubang sehingga membahayakan bagi pengguna jalan.
"Sebenarnya jalan itu kewenangan Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi masyarakat kan tidak mau tahu hal itu, hal inilah yang menggerakan saya untuk berbuat untuk masyarakat," sebutnya.
"Kondisi jalan yang berlubang dan becek tersebut, banyak mendapat keluhan dari masyarakat. Menyikapi hal tersebut, membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Alman Ryansyah turun langsung memperbaiki kerusakan jalan tersebut.
"Sebagai wakil dari masyarakat dan inisiatif sendiri, tentu saya tergerak untuk nemperbaiki jalan itu, karena hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan kerusakan jalan, tetapi belum juga ada realisasinya," ujar Alman Riansyah, Selasa, 21 Maret 2023.
Menurutnya, kerusakan Jalan A Yani Pangkalan Banteng tepatnya di Desa Karang Mulya, sudah sangat parah, apalagi saat ini intensitas curah hujan tinggi, di sepanjang jalan itu becek ditambah lagi karena banyak lubang sehingga membahayakan bagi pengguna jalan.
"Sebenarnya jalan itu kewenangan Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi masyarakat kan tidak mau tahu hal itu, hal inilah yang menggerakan saya untuk berbuat untuk masyarakat," sebutnya.
Lihat Juga :