Banjir 7,9 Meter Rendam Pemukiman Warga di Wajo Sulsel, Ribuan Orang Mengungsi

Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:53 WIB
loading...
Banjir 7,9 Meter Rendam...
Ribuan warga dari 10 kecamatan, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungsi, setelah pemukiman mereka direndam banjir hingga mencapai 7,9 meter, Sabtu (18/7/2020). (Foto : INews/Amnar Sengkang)
A A A
WAJO - Ribuan warga dari 10 kecamatan, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungsi, setelah pemukiman mereka terendam banjir setinggi 4 hingga 7,9 meter. Kondisi ini sudah berlangsung hampir dua bulan, puncaknya terjadi Sabtu (18/7/2020) pagi.

Pantauan media di lapangan dari 14 kecamatan sedikitnya 10 kecamatan di Kabupaten Wajo terencam banjir. Tim gabungan bersama Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evakuasi warga menggunakan kapal-kapal karet ke dataran lebih tinggi. BACA JUGA : PDIP Usung Adik Gubernur Sumsel di Pilkada Oku Timur

Tak sedikit pula sejumlah warga menyelamatkan diri menggunakan sampan maupun ban karet membawa keluarga menerobos ketinggian air mencari wilayah yang lebih aman.

Salah seorang warga Basri mengatakan, kediamannya terendam banjir hingga 5 meter sehingga terpaksa mengungsi bersama warga lainnya. Basri berharap pemerintah segera melakukan penanganan serta membantu sandang pangan bagi warga untuk kebutuhan hidup selama di tenda pengungsian.

Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 2000 warga sudah berada di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan BPBD Kabupaten Wajo, yang dilengkapi dapur umum dan sarana MKCK.

Menurut warga, banjir kali ini lebih dahsyat dari biasanya yang hanya mencapai 4 meter. Ketinggian air disebabkan meluapnya sungai Walenae dan Danau Tempe karena hujan seharian dan banjir kiriman dari kabupaten tetangga.

Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, banjir kali ini luar biasa hingga mencapai 7,9 meter. “Kali ini ketinggian air di atas rata-rata dan terparah, bahkan mencapai 7,9 meter,” katanya, Sabtu pagi di lapangan. BACA JUGA : Dikarantina di Jayapura, Prajurit Kostrad Tetap Latihan Tempur

Meluapnya sungai Walenae dan Danau tempe merendam 10 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada, sehingga 17 ribu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 69 ribu jiwa mengungsi karena rumahnya terdampak banjir.

“Kita sudah mendirikan tenda pengunsian di 8 Posko, saat ini sebanyak kurang lebih 2000 jiwa sudah diselamatkan di tenda pengungsian,” kata Amran.

Sebagaimana diketahui, banjir yang merendam pemukiman warga sudah terjadi lebih kurang 56 hari, diawali dari Kecamatan Tempe akibat meluapnya danau.

Tingginya intensitas hujan dan banjir kiriman dari kabupaten tetangga ketinggian air mencapai 4 meter dari merendam 4 kecamatan. Puncaknya Sabtu pagi, ketinggian air mengakibatkan 10 kecamatan terendam air hingga 7,9 meter.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved