Pensiunan Kolonel TNI Tutup Jalan Pakai Tembok, Warga di Medan Kelimpungan

Senin, 20 Maret 2023 - 04:44 WIB
loading...
Pensiunan Kolonel TNI...
Warga di Perumahan Safa Marwah, Jalan Setia Budi, Gang Adil, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, terpaksa dibopong karena akses jalan ditembok pensiunan TNI berpangkat kolonel. Foto/iNews TV/Aminur Rasyid
A A A
MEDAN - Maswarty Lubis (65), terpaksa dibopong dari rumahnya menuju depan kompleks Perumahan Safa Marwah, Jalan Setia Budi, Gang Adil, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Nenek yang kondisinya tengah sakit itu, tidak bisa ke luar gang karena akses jalan ditutup tembok oleh seorang pensiunan TNI berpangkat kolonel.

Baca juga: Tragis! Akses Jalan 120 Rumah Warga di Batam Ditutup untuk Pertokoan

Tembok penutup jalan yang berdiri di tanah umum tersebut, sudah berdiri sejak satu bulan terakhir. Kondisi ini membuat warga di Perumahan Safa Marwah tidak memiliki akses ke luar dan masuk kompleks perumahan.



Pensiunan TNI berpangkat kolonel yang diketahui berinisial HS tersebut, nekat membangun pagar tembok penutup jalan di tanah tersebut, karena menganggap tanah itu merupakan tanah warisan keluarganya.

Baca juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Bengkulu Utara

Salah seorang warga, Asmaliyah mengatakan, Maswarty Lubis terpaksa diangkat oleh warga secara beramai-ramai, karena kakinya sakit dan tidak bisa jalan. "Ambulans tidak bisa masuk karena jalan ditutup, sehingga terpaksa diangkat untuk menuju ke rumah sakit," tuturnya.

Dia menyebutkan, jalan tersebut sudah ditutup sejak satu bulan terakhir, sehingga sangat menyusahkan warga. Sedikitnya ada 18 kepala keluarga yang menjadi korban penutupan akses jalan tersebut, dan meminta untuk segera dibongkar tembok penutup jalan.

Pensiunan Kolonel TNI Tutup Jalan Pakai Tembok, Warga di Medan Kelimpungan


Geram dengan kelakuan HS yang menutup akses jalan tersebut, warga menggelar unjuk rasa di depan rumah ahli waris. Mereka membentangkan sejumlah poster, berisi kecaman terhadap ahli waris dan Pemkot Medan.

Salah satu warga korban penutupan jalan, Jaka Tarigan mengaku, akibat penutupan jalan tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Seluruh kendaraan tidak bisa ke luar kompleks perumahan, sementara warga harus bekerja, dan mengantar anak sekolah.

Baca juga: Magetan Gempar! Istri Diduga Selingkuh dengan Kepala Dinas, Anggota TNI AD Ngamuk

"Selama satu bulan ini, warga terpaksa ke luar masuk kompleks perumahan, dengan cara melompati tembok. Sepeda motor dan mobil, juga tidak bisa masuk dan ke luar kompleks perumahan," tegas Jaka Tarigan.

Warga meminta kepada Pemkot Medan, untuk membantu membongkar tembok di tengah jalan yang dibangun oleh ahli waris, kerena jalan umum ini merupakan akses utama ke luar masuk warga.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Ini Jalur Alternatif...
Ini Jalur Alternatif dari Jakarta ke Depok usai Jalan Lenteng Agung Ambles
Awas! Ruas Jalan di...
Awas! Ruas Jalan di Lenteng Agung Ambles, Satu Jalur Tak Bisa Digunakan
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Soulyu Meriahkan Medan...
Soulyu Meriahkan Medan Beauty Week 2026 dengan Antusiasme Luar Biasa
Puluhan Alat Berat Dikerahkan,...
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Rekomendasi
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Berita Terkini
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved