Yayasan Stapa Center Bantu Jatim Alat PCR Terlengkap
Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Alat PCRmax sendiri, lanjut Agus, menggunakan open system yang dibutuhkan selama ini untuk menerima semua reagen dan mempercepat hasil swab. "Sistem yang terbuka memungkinkan alat tersebut bisa menerima semua reagen, dan ini akan mempercepat serta memudahkan karena sistem open dengan reagen apapun akan competible. Tujuannya untuk mempercepat pemeriksaan sampel hasil swab," jelasnya.
PCRmax bahkan memiliki 48 hole (lubang) pemeriksaan. Dalam pemeriksaan satu sampel atau satu ekstraksi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. "Ya mungkin tinggal mengalikan jadi berapa dalam satu hari," tandasnya.
(Baca juga: Awas! Hingga 7 Hari ke Depan, Wilayah Sulut Berpotensi Banjir )
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berencana mengirim alat PCRmax di RS Jiwa Menur. Sehingga makin menambah fasilitas rumah sakit yang bisa melakukan pemeriksaan.
Sebab, selama ini baru terdapat dua rumah sakit yang memiliki alat pemeriksaan hasil swab yaitu RSUD dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga (RSUA). Dengan bantuan ini, total jumlah alat PCR di Jatim menjadi 28 unit. "PCRmax ini langsung siap pakai dan mungkin nanti tim dari RSUD dr Soetomo akan memberikan briefing atau training kepada tim dari RS Menur," ucap Khofifah.
Khofifah mengimbau agar masyarakat bisa segera melakukan swab jika mengalami gejala-gejala klinis yang mengarah pada COVID-19 . Dengan demikian bisa dengan cepat dilakukan penanganan.
PCRmax bahkan memiliki 48 hole (lubang) pemeriksaan. Dalam pemeriksaan satu sampel atau satu ekstraksi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. "Ya mungkin tinggal mengalikan jadi berapa dalam satu hari," tandasnya.
(Baca juga: Awas! Hingga 7 Hari ke Depan, Wilayah Sulut Berpotensi Banjir )
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berencana mengirim alat PCRmax di RS Jiwa Menur. Sehingga makin menambah fasilitas rumah sakit yang bisa melakukan pemeriksaan.
Sebab, selama ini baru terdapat dua rumah sakit yang memiliki alat pemeriksaan hasil swab yaitu RSUD dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga (RSUA). Dengan bantuan ini, total jumlah alat PCR di Jatim menjadi 28 unit. "PCRmax ini langsung siap pakai dan mungkin nanti tim dari RSUD dr Soetomo akan memberikan briefing atau training kepada tim dari RS Menur," ucap Khofifah.
Khofifah mengimbau agar masyarakat bisa segera melakukan swab jika mengalami gejala-gejala klinis yang mengarah pada COVID-19 . Dengan demikian bisa dengan cepat dilakukan penanganan.
Lihat Juga :