Bocah Perempuan Tewas di Toren, Kasatreskrim: Ada Dugaan Pembunuhan
Jum'at, 17 Juli 2020 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra mengatakan, untuk mengungkap penyebab kematian Aulia, penyidik telah memeriksa empat orang saksi yang merupakan keluarga korban. Di antaranya, ayah tiri Hamid Arifin (25) dan ibu kandung korban, Asih.
Agta tak menampik ada dugaan pembunuhan terhadap korban Aulia. Sebab, anak sekecil itu tidak mungkin naik ke atas lantai tiga dan menceburkan diri ke toren berisi 500 liter air.
"Anak kecil ga mungkin bisa naik ke situ. Ada dugaan pembunuhan, tinggal kami cari tersangkanya," kata Agta kepada wartawan.
Apalagi, ujar Agta, hasil visum awal, terdapat bekas kekerasan di lengan kiri, berupa luka gores tapi agak tebel. "Kami periksa semua yang menyaksikan. Kami akan dalami hasil autopsi dengan keterangan saksi-saksi," ujar Kasatreskrim.
Agta menuturkan, untuk memastikan dugaan pembunuhan terhadap korban Aulia benar atau tidak, penyidik melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan fakta dan alat bukti.
Agta tak menampik ada dugaan pembunuhan terhadap korban Aulia. Sebab, anak sekecil itu tidak mungkin naik ke atas lantai tiga dan menceburkan diri ke toren berisi 500 liter air.
"Anak kecil ga mungkin bisa naik ke situ. Ada dugaan pembunuhan, tinggal kami cari tersangkanya," kata Agta kepada wartawan.
Apalagi, ujar Agta, hasil visum awal, terdapat bekas kekerasan di lengan kiri, berupa luka gores tapi agak tebel. "Kami periksa semua yang menyaksikan. Kami akan dalami hasil autopsi dengan keterangan saksi-saksi," ujar Kasatreskrim.
Agta menuturkan, untuk memastikan dugaan pembunuhan terhadap korban Aulia benar atau tidak, penyidik melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan fakta dan alat bukti.
Lihat Juga :