Alasan 6 Pelaku Bullying Temannya di Cilincing karena Kesal Direkam

Rabu, 15 Maret 2023 - 22:29 WIB
loading...
Alasan 6 Pelaku Bullying...
Enam anak perempuan pelaku bullying nekat melakukan aksi perundungan terhadap temannya sendiri AM (13) di Cilincing, Jakarta Utara karena kesal direkam. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Enam anak perempuan pelaku bullying berinisial TI, SR, RN, TR, WD, dan DN nekat melakukan aksi perundungan terhadap temannya sendiri AM (13) di Cilincing , Jakarta Utara karena kesal direkam. Para pelaku rata-rata masih berusia 13-16 tahun.

Polres Metro Jakarta Utara menangkap 6 pelaku bullying sekaligus penganiayaan AM di kawasan tanggul Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (15/3/2023).

"Kami menangkap 6 anak yang diduga terkait video viral bocah perempuan dianiaya beberapa anak perempuan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Iverson Manosoh, Rabu (15/3/2023).
Baca juga: Bocah Perempuan 10 Tahun Jadi Korban Bullying dan Dianiaya Teman Sebaya di Cilincing

Dia menceritakan kronologi bullying yang berujung penganiayaan. Saat itu, salah satu pelaku menuduh korban telah merekam video saat dirinya cekcok dengan teman lainnya.

Tidak terima video tersebar ke telepon genggam teman-teman lainnya sehingga membuat salah satu pelaku marah. Pelaku yang tak terima direkam oleh AM kemudian menghasut 5 teman lain untuk membully korban.

"Korban yang dituduh merekam video peristiwa dari salah satu temannya ini menimbulkan sakit hati sehingga terjadi peristiwa yang viral di media sosial," kata Iverson.

Empat dari 6 pelaku mengakui telah menganiaya mulai memukul hingga menendang korban. Empat pelaku memukul korban dengan tangan kosong, sedangkan 2 pelaku lainnya mengambil gambar video secara bergantian.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 1 menit 18 detik ini memperlihatkan bocah perempuan berinisial AM dibully bahkan dianiaya oleh teman-temannya yang diperkirakan berjumlah lebih dari 2 orang.

Korban merintih kesakitan dan menangis akibat mendapat penganiayaan yang dilakukan secara terus menerus oleh temannya.

Ketua RT setempat Wahid menuturkan pembullyan dan penganiayaan ini baru pertama kali. Aksi ini terjadi lantaran banyak orang tua yang tidak mempedulikan kondisi anaknya. Namun, dalam kasus ini orang tua telah melaporkan ke polisi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Sekolah Yehonala Peringati...
Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti Bullying Sedunia 2026 dengan Edukasi dan Komitmen Bersama
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved