BNN Jabar Ajak Viking Persib Club Perangi Narkoba
Jum'at, 17 Juli 2020 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
"Di Lembang ada, Soreang ada. Viking ada di mana-mana. Viking adalah milenial Jawa Barat, milenial Bandung," kata Sufyan seusai acara, Jumat (17/7/2020).
Brigjen Pol Sufyan mengemukakan, BNN Jabar dan jajaran BNN kota dan kabupaten, bekerja pada bidang yang berkaitan dengan generasi milenial usia sekolah dan pekerja muda.
Jumlah generasi milenial di Jabar diperkirakan mencapai 25-30 juta dari total penduduk Jawa Barat yang kurang lebih mencapai 50 juta jiwa. Separuh lebih generasi milenial itu usia produktif.
Sehingga, ujar Sufyan, generasi milenial harus dijaga dalam menyongsong masa depan tanpa narkoba. Karena jika sudah menggunakan narkoba, masa depannya tak jelas.
"Yang sudah nyerempet-nyerempet (mencoba menggunakan narkoba) kami sembuhkan, perbaiki, sehingga dia bisa kembali. Kalau bobotoh, Viking hebat, Persib hebat. Kalau bobotoh hebat, milenial hebat," ujar Brigjen Sufyan.
Kepala BNN Jabar membenarkan komunitas bobotoh rentan disusupi oleh sindikat pengedar narkoba. "Iya. Kan (anggota Viking) macem-macem, dari mana-mana, kumpul jadiViking. Komunitas motor, olahraga, kumpul ke Viking. Kalau sudah kumpul gitu kan ada yang ga jelas mempengaruhi hal-hal negatif. Makanya, kita harus jaga, Viking harus jaga, nama baik harus dijaga untuk Persib, untuk Jabar," tutur Kepala BNN.
Brigjen Pol Sufyan mengemukakan, BNN Jabar dan jajaran BNN kota dan kabupaten, bekerja pada bidang yang berkaitan dengan generasi milenial usia sekolah dan pekerja muda.
Jumlah generasi milenial di Jabar diperkirakan mencapai 25-30 juta dari total penduduk Jawa Barat yang kurang lebih mencapai 50 juta jiwa. Separuh lebih generasi milenial itu usia produktif.
Sehingga, ujar Sufyan, generasi milenial harus dijaga dalam menyongsong masa depan tanpa narkoba. Karena jika sudah menggunakan narkoba, masa depannya tak jelas.
"Yang sudah nyerempet-nyerempet (mencoba menggunakan narkoba) kami sembuhkan, perbaiki, sehingga dia bisa kembali. Kalau bobotoh, Viking hebat, Persib hebat. Kalau bobotoh hebat, milenial hebat," ujar Brigjen Sufyan.
Kepala BNN Jabar membenarkan komunitas bobotoh rentan disusupi oleh sindikat pengedar narkoba. "Iya. Kan (anggota Viking) macem-macem, dari mana-mana, kumpul jadiViking. Komunitas motor, olahraga, kumpul ke Viking. Kalau sudah kumpul gitu kan ada yang ga jelas mempengaruhi hal-hal negatif. Makanya, kita harus jaga, Viking harus jaga, nama baik harus dijaga untuk Persib, untuk Jabar," tutur Kepala BNN.
Lihat Juga :