Sejarah Kesunanan Giri, Sebuah Kerajaan yang Berawal dari Pesantren
Selasa, 14 Maret 2023 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Meski belum mendapat petunjuk, Sunan Giri tidak putus asa. Dia tetap bersabar dengan menggenggam tanah dari ayahnya, Maulana Iskak. Di Putri Cempo dia melanjutkan uzla selama 40 hari lagi. Dan, meminta Syech Pujo serta Grigis pulang untuk datang lagi di malam ke-40 beruzla.
Nah, pada malam ke-40, ada bintang jatuh di Bukit Giri. Sunan Giri pun mendatangi lokasi itu. Saat dicocokkan dengan tekstur tanah ayahnya, ternyata sama. Dari situ, diputuskan bahwa Sunan Giri memulai siar Islam di Bukit Giri.
Selain menjadi tempat tinggal, tempat ini juga menjadi pesantren. Pesantrennya Giri Kedaton yang didirikan pada 1486 Masehi. Perkembangan pesantren Giri Kedaton pun luar biasa. Santri-santrinyadatanh dari belahan nusantara.
Tidak hanya itu, Sunan Giri yang menjadi salah satu Wali Songo, menjadikan Giri Kedaton sebagai tempat diakuinya para wali dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa. Atas saran Sunan Bonang dan diperkuat para wali lainnya, Pesantren Giri Kedaton dijadikan pusat pemerintahan untuk wilayah Gresik dan sekitranya.
Selanjutnya, pada 9 Maret 1487 Masehi, Pesantren Giri Kedaton menjadi pusat pemerintahan. Raden Paku atau Sunan Giri dinobatkan sebagai raja yang bergelar Prabu Satmata. “Tahun itu diperingati juga sebagai Hari Jadi Gresik,” ujar Dr Syifaul Qulub, Ketua STAI Darut Taqwa yang pernah melakukan riset atas Giri Kedaton.
Dalam perkembangannya, Giri Kedaton bukan lagi pesantren. Meski begitu, pesantren menjadi bagian dari kejaraan. Bahkan, perlahan tapi pasti, Giri Kedaton mencapai kejayaan, khususnya Indonesia Timur. Kondisi mengkhawatirkan Kerajaan Majapahit. Pemerintahan Majapahit was-was.
Nah, pada malam ke-40, ada bintang jatuh di Bukit Giri. Sunan Giri pun mendatangi lokasi itu. Saat dicocokkan dengan tekstur tanah ayahnya, ternyata sama. Dari situ, diputuskan bahwa Sunan Giri memulai siar Islam di Bukit Giri.
Selain menjadi tempat tinggal, tempat ini juga menjadi pesantren. Pesantrennya Giri Kedaton yang didirikan pada 1486 Masehi. Perkembangan pesantren Giri Kedaton pun luar biasa. Santri-santrinyadatanh dari belahan nusantara.
Tidak hanya itu, Sunan Giri yang menjadi salah satu Wali Songo, menjadikan Giri Kedaton sebagai tempat diakuinya para wali dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa. Atas saran Sunan Bonang dan diperkuat para wali lainnya, Pesantren Giri Kedaton dijadikan pusat pemerintahan untuk wilayah Gresik dan sekitranya.
Selanjutnya, pada 9 Maret 1487 Masehi, Pesantren Giri Kedaton menjadi pusat pemerintahan. Raden Paku atau Sunan Giri dinobatkan sebagai raja yang bergelar Prabu Satmata. “Tahun itu diperingati juga sebagai Hari Jadi Gresik,” ujar Dr Syifaul Qulub, Ketua STAI Darut Taqwa yang pernah melakukan riset atas Giri Kedaton.
Dalam perkembangannya, Giri Kedaton bukan lagi pesantren. Meski begitu, pesantren menjadi bagian dari kejaraan. Bahkan, perlahan tapi pasti, Giri Kedaton mencapai kejayaan, khususnya Indonesia Timur. Kondisi mengkhawatirkan Kerajaan Majapahit. Pemerintahan Majapahit was-was.
Lihat Juga :