Lestarikan Budaya, Pemuda Papua Gelar Pelatihan Membatik
Kamis, 09 Maret 2023 - 20:22 WIB
loading...
Komunitas Papua Muda Inspiratif (PMI) menggelar pelatihan membatik di gedung PYCH, Kota Jayapura, Kamis (9/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAYAPURA - Komunitas Papua Muda Inspiratif (PMI) menggelar pelatihan membatik di gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH), Kota Jayapura. Organisasi pemuda binaan Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengajak anak muda Papua cinta membatik dan mampu melestarikan salah satu budaya Bumi Cenderawasih tersebut.
Kegiatan ini untuk mengembangkan kreativitas, budaya, dan inovasi anak muda Papua . Pelatihan ini merupakan rangkaian pre-event sebelum peresmian Gedung PYCH oleh Presiden Joko Widodo. Baca juga: Gadis Asal Papua Ini Berhasil Jadi Dokter dengan Beasiswa ADik, Apa Kunci Suksesnya?
Pengajar dalam pelatihan ini, Miriam Veronica mengatakan, dalam pelatihan tersebut yang dibikin adalah motif khas Papua hasil buah pemikiran para peserta. "Ada yang mengangkat motif dari lambang keluarga mereka sendiri, ada yang dari tumbuhan, juga ada dari hewan-hewan air seperti penyu yang berarti umur panjang, dan banyak lagi yang kami tambahkan di situ, yang kami ambil dari petikan-petikan motif yang sudah mereka gali," kata Miriam, Kamis (9/3/2023).
Proses membatik dalam pelatihan tersebut menggunakan dua teknik, yakni membubuhkan malam (lilin batik) dengan canting dan kuas. "Yang kuas ini sifatnya lebih ekspresif ya. Kalau canting sendiri, mereka masih belajar menggunakan canting," jelasnya.
Dia mengaku takjub dengan antusiasme para peserta dalam pelatihan ini. Miriam mengatakan, selama dia memberikan materi para pemuda Papua selalu bertanya dan ingin mencoba motif dan teknik baru.
Kegiatan ini untuk mengembangkan kreativitas, budaya, dan inovasi anak muda Papua . Pelatihan ini merupakan rangkaian pre-event sebelum peresmian Gedung PYCH oleh Presiden Joko Widodo. Baca juga: Gadis Asal Papua Ini Berhasil Jadi Dokter dengan Beasiswa ADik, Apa Kunci Suksesnya?
Pengajar dalam pelatihan ini, Miriam Veronica mengatakan, dalam pelatihan tersebut yang dibikin adalah motif khas Papua hasil buah pemikiran para peserta. "Ada yang mengangkat motif dari lambang keluarga mereka sendiri, ada yang dari tumbuhan, juga ada dari hewan-hewan air seperti penyu yang berarti umur panjang, dan banyak lagi yang kami tambahkan di situ, yang kami ambil dari petikan-petikan motif yang sudah mereka gali," kata Miriam, Kamis (9/3/2023).
Proses membatik dalam pelatihan tersebut menggunakan dua teknik, yakni membubuhkan malam (lilin batik) dengan canting dan kuas. "Yang kuas ini sifatnya lebih ekspresif ya. Kalau canting sendiri, mereka masih belajar menggunakan canting," jelasnya.
Dia mengaku takjub dengan antusiasme para peserta dalam pelatihan ini. Miriam mengatakan, selama dia memberikan materi para pemuda Papua selalu bertanya dan ingin mencoba motif dan teknik baru.
Lihat Juga :