Birokrasi Bikin Rumit, Dana JPS COVID-19 Belum Cair hingga Hari Ini

Jum'at, 17 Juli 2020 - 14:16 WIB
loading...
Birokrasi Bikin Rumit,...
Pemerintah Kabupaten Asahan belum juga menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial dampak dari pandemi COVID-19 hingga hari ini. (Foto/SINDOphoto/Dok)
A A A
KISARAN - Pemerintah Kabupaten Asahan belum juga menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial dampak dari pandemi COVID-19 hingga hari ini.

Meskipun telah mengalokasikan dana melalui APBD, namun bantuan belum juga disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) .

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Muksin, berdalih bahwa lambannya penyaluran bantuan karena terganjal regulasi melalui peraturan bupati. Pihaknya masih merumuskan petunjuk teknis terkait kriteria KPM dan sistem penyaluran.

"Dari hasil rapat semalam (kemarin) belum diputuskan apakah KPM yang telah menerima BST (bantuan sosial tunai) dari Kemensos RI atau Pemprovsu, boleh menerima lagi atau tidak," kata Muksin saat ditemui SINDOnews.com, di Kisaran, Jumat (17/7/2020). (BACA JUGA: Jaga Soliditas dan Kebugaran TNI dan Polri di Simalungun Olahraga Bersama)

Muksin juga belum mengetahui secara pasti kapan bantuan tersebut akan disalurkan. Namun bantuan, rencananya diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp200 ribu selama 3 bulan. Dengan total anggaran sebesar Rp37,7 miliar. Yang sebelumnya dianggarkan Rp39,9 miliar.

"Dan sistem pencairannya juga masih dibahas. Apakah melalui Kantor Pos, atau melalui rekening KPM. Tapi kapan akan disalurkan dan berapa jumlah KPM-nya, saya belum tahu," tutur Muksin.

Terkait hal tersebut, Sekretari Masyarakat Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Asahan, OK Rasyid, menyesalkan lambannya penyaluran bantuan. Ia menilai, Bupati Asahan, Surya kurang peka terhadap keluhan masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.

"Kalau soal alasan regulasi, kenapa daerah lain bisa, tapi kita tidak. Artinya, ada yang salah disitu. Apakah SDM (sumber daya manusia)-nya yang lemah, atau memang tidak peduli," ujarnya.

Dampak pandemi COVID-19, kata dia, tidak hanya soal kesehatan semata. Melainkan juga berdampak terhadap masalah ekonomi dan sosial. Jumlah keluarga pra sejahtera meningkat akibat menurunnya pendapatan. Dan bahkan, harus kehilangan pekerjaan karena kena pemutusan hubungan kerja (PHK). (BACA JUGA: KPK Periksa Bupati Labuhanbatu Utara di Mapolres)

"Mau kemana lagi mereka mau mengadu, kalau tidak sama pemerintah. Khususnya kepada bupati Asahan," kata OK Rasyid.

Karena itu, OK Rasyid meminta kepada Pemkab Asahan agar segera menyalurkan bantaun jaring pengaman yang telah dianggarkan. Setidaknya, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Keterangan Foto: Ilustrasi
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waketum Partai Perindo...
Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia: Gebrakan Dedi Mulyadi Sukses Bongkar Mental Birokrasi Jumud dan Kaku
Anwar Hafid Terbukti...
Anwar Hafid Terbukti Mampu Gagas Program Sesuai Keinginan Rakyat Sulteng
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Ciptakan Birokrasi Antiribet, Jangan Buat Rakyat Frustrasi
Pengamat: Lelang Jabatan...
Pengamat: Lelang Jabatan yang Diterapkan Ganjar di Jateng sebagai Revolusi Birokrasi Cegah KKN
Kepala OPD Pemprov Jatim...
Kepala OPD Pemprov Jatim Diminta Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia
Gencar Lakukan Reformasi...
Gencar Lakukan Reformasi Birokrasi, Pemprov Jabar Klaim Hemat Anggaran 30 Persen
Sampaikan Permohonan...
Sampaikan Permohonan Maaf, Nadiem Makarim Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
Prabowo Akui Ada Birokrasi...
Prabowo Akui Ada Birokrasi Curi Uang Negara: Saya Paham Gaji Kalian Kecil, tapi Lihat Rakyat
Ngaku Tak Paham Birokrasi,...
Ngaku Tak Paham Birokrasi, Fadia Arafiq Kena Sentil Wamendagri
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved