Teriakan 'Woi Stop' Saksi N Hentikan Aksi Penganiayaan Brutal Mario Dandy Terhadap Korban D

Senin, 06 Maret 2023 - 18:15 WIB
loading...
Teriakan Woi Stop Saksi...
Tersangka penganiayaan Mario Dandy Satriyo saat diperlihatkan di Polres Metro Jakarta Selatan. Foto: Dok MPI
A A A
JAKARTA - Tersangka Mario Dandy Satriyo berhenti menganiaya korban D, anak pengurus GP Ansor karena mendengar teriakan saksi N. Dua saksi kunci yakni R dan N merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang juga orang tua dari teman korban D.

Pengacara saksi R dan N, Muannas Alaidid memastikan teriakan “Woi” sebagaimana dalam video yang beredar itu berasal dari saksi N yang melihat dari balkon lantai 2 rumahnya. Ada satu orang tergeletak di jalan dan satu orang lainnya berdiri tegap, spontan N langsung berteriak “Woi Stop”.
Baca juga: Sel Mario Dandy dan Shane Dipisah, Kombes Hengki: Agar Mereka Tidak Koordinasi Hilangkan Fakta Hukum

"Teriakan sekencang itu dilakukan agar tidak ada tindakan lebih lanjut kepada korban yang sudah tergeletak, juga berharap ada orang lain yang mendengar baik tetangga atau orang yang kebetulan lewat di lokasi kejadian," ujar Muannas, Senin (6/3/2023).

Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) itu menuturkan selanjutnya saksi N berlari turun dari balkon lantai 2 rumahnya yang ternyata diikuti juga suaminya R menuju lokasi kejadian. Lantas, saksi N kaget ternyata orang yang tergeletak itu teman anaknya yang berkunjung di rumahnya.

"Saksi N memastikan selain tersangka Mario Dandy yang berada di lokasi kejadian yaitu Shane dan AG. Ketika saksi N tiba di lokasi, posisi mereka tidak sedang menolong korban D. Tidak ada teriakan minta tolong dan tidak ada air muka sedih. Kemudian, saksi R menghubungi RS Medika Permata Hijau dan satpam kompleks menghubungi Polsek Pesanggrahan," katanya.

Peristiwa itu sesuai kesaksian yang diperoleh langsung dari N sebagaimana yang dia lihat, dengar, dan alami sendiri serta dikuatkan kesaksian R yang berada di lokasi kejadian. Maka itu, tergambar berhentinya penganiayaan itu nyata bukan kehendak dari pelaku melainkan karena ada orang lain.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved