Bengawan Solo Meluap, 195 Rumah di Lamongan Terendam
Sabtu, 04 Maret 2023 - 18:37 WIB
loading...
Ratusan rumah di Kabupaten Lamongan, terendam banjir Bengawan Solo. Foto/iNews TV/Abdul Wakhid
A
A
A
LAMONGAN - Sebanyak 195 rumah warga di Kecamatan Babat, dan Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terendam banjir luapan Bengawan Solo. Status Bengawan Solo, sudah naik siaga merah, Sabtu (4/3/2023).
Baca juga: Banjir Bengawan Solo Kepung Langenharjo, Warga: Semua Akses Jalan Terendam
Ketinggian air banjir luapan Bengawan Solo, yang merendam rumah-rumah warga mencapai 50-60 cm. Rumah-rumah warga tersebut tersebar di Desa Banaran, Kecamatan Babat, serta Desa Plangwot, Desa Sanggrahan, Desa Bulu Tigo, dan Desa Laren, Kecamatan Laren.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Lamongan, Muslimin menyebutkan, status Bengawan Solo sudah siaga merah. "Warga diminta untuk waspada, dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," tuturnya.
Baca juga: Cantik! Ini Wajah Ken Dedes Hasil Artificial Intelligence, Permaisuri Singasari yang Darahnya Mengaliri Para Raja Nusantara
Sejumlah warga yang lokasi rumahnya rendah, dan terendam banjir, telah mengungsi ke rumah-rumah warga yang lokasinya lebih tinggi dan tidak kebanjiran. Warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah, karena arus Bengawan Solo, cukup deras.
![Bengawan Solo Meluap, 195 Rumah di Lamongan Terendam]()
Baca juga: Jenderal Bintang 3 Kostrad Tembus Pedalaman Papua, Temui Prajurit Tengkorak di Sarang KKB
Mengantisipasi luapan banjir Bengawan Solo yang lebih parah, saat ini pintu-pintu air sudah dibuka, agar air banjir segera mengalir ke laut. Petugas juga telah disiagakan di lapangan, untuk membantu mengevakuasi warga.
Baca juga: Banjir Bengawan Solo Kepung Langenharjo, Warga: Semua Akses Jalan Terendam
Ketinggian air banjir luapan Bengawan Solo, yang merendam rumah-rumah warga mencapai 50-60 cm. Rumah-rumah warga tersebut tersebar di Desa Banaran, Kecamatan Babat, serta Desa Plangwot, Desa Sanggrahan, Desa Bulu Tigo, dan Desa Laren, Kecamatan Laren.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Lamongan, Muslimin menyebutkan, status Bengawan Solo sudah siaga merah. "Warga diminta untuk waspada, dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," tuturnya.
Baca juga: Cantik! Ini Wajah Ken Dedes Hasil Artificial Intelligence, Permaisuri Singasari yang Darahnya Mengaliri Para Raja Nusantara
Sejumlah warga yang lokasi rumahnya rendah, dan terendam banjir, telah mengungsi ke rumah-rumah warga yang lokasinya lebih tinggi dan tidak kebanjiran. Warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah, karena arus Bengawan Solo, cukup deras.

Baca juga: Jenderal Bintang 3 Kostrad Tembus Pedalaman Papua, Temui Prajurit Tengkorak di Sarang KKB
Mengantisipasi luapan banjir Bengawan Solo yang lebih parah, saat ini pintu-pintu air sudah dibuka, agar air banjir segera mengalir ke laut. Petugas juga telah disiagakan di lapangan, untuk membantu mengevakuasi warga.
(eyt)
Lihat Juga :