Dewan Kota Bogor Dorong Program Kampung Keluarga Berkualitas Dikembangkan
Sabtu, 04 Maret 2023 - 17:48 WIB
loading...
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah mendorong Pemkot Bogor mengembangkan program Kampung Keluarga Berkualitas ke kampung lain di seluruh Kota Bogor. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Kampung KB Harkat, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara menjadi peserta lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Jawa Barat. Lomba ini digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ).
Penjurian dilaksanakan Kamis (2/3/2023) dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah. Selama proses penilaian, Lusiana melihat Kampung KB Harkat memiliki fasilitas penunjang untuk bisa memenangkan perlombaan ini. Baca juga: Kampung KB Wujud Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia
Di sana, terdapat rumah Dataku yang menghimpun data-data dasar masyarakat. Terdiri dari jumlah warga per rumah dengan detail, pekerjaan, fasilitas jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan, dan peta kebencanaan.
Tak hanya itu, keberadaan fasilitas umum (fasum) rekreasi yang menunjang kegiatan masyarakat juga menunjukkan visi dan misi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga. "Data seperti ini sangat penting sebagai dasar pembangunan yang bertujuan mengurangi angka stunting dan memastikan masyarakat kita sehat," ujar Lusiana dalam keterangan persnya, Sabtu (4/2/2023).
Lusiana mendorong Pemkot Bogor mengembangkan program ini ke kampung lain di seluruh Kota Bogor. Tujuannya untuk memastikan pembangunan masyarakat yang dijanjikan Pemkot Bogor melalui RPJMD 2019 - 2024 bisa terlaksana.
Penjurian dilaksanakan Kamis (2/3/2023) dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah. Selama proses penilaian, Lusiana melihat Kampung KB Harkat memiliki fasilitas penunjang untuk bisa memenangkan perlombaan ini. Baca juga: Kampung KB Wujud Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia
Di sana, terdapat rumah Dataku yang menghimpun data-data dasar masyarakat. Terdiri dari jumlah warga per rumah dengan detail, pekerjaan, fasilitas jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan, dan peta kebencanaan.
Tak hanya itu, keberadaan fasilitas umum (fasum) rekreasi yang menunjang kegiatan masyarakat juga menunjukkan visi dan misi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga. "Data seperti ini sangat penting sebagai dasar pembangunan yang bertujuan mengurangi angka stunting dan memastikan masyarakat kita sehat," ujar Lusiana dalam keterangan persnya, Sabtu (4/2/2023).
Lusiana mendorong Pemkot Bogor mengembangkan program ini ke kampung lain di seluruh Kota Bogor. Tujuannya untuk memastikan pembangunan masyarakat yang dijanjikan Pemkot Bogor melalui RPJMD 2019 - 2024 bisa terlaksana.
Lihat Juga :