Geger! Pelajar Pasuruan Dianiaya Kelompok Remaja Gara-gara Tak Balas Pesan WA

Sabtu, 04 Maret 2023 - 16:37 WIB
loading...
Geger! Pelajar Pasuruan...
Aksi penganiayaan menimpa seorang pelajar di Pasuruan, Jawa Timur yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Foto/Tangkapan Layar
A A A
PASURUAN - Aksi kekerasan menimpa seorang pelajar di Pasuruan, Jawa Timur. Dia dipukuli oleh sekelompok remaja lainnya. Rekaman video penganiayaan beredar secara berantai di media sosial hingga menggegerkan dan viral.

Dalam video berdurasi 25 detik tersebut, ada tiga orang berpakaian warna hitam tengah menganiaya seorang remaja yang masih menggunakan seragam sekolah.

Baca juga: Penganiayaan Brutal, Pelajar di Bandung Barat Meregang Nyawa Ditusuk Belati

Pelajar sekolah yang menggunakan seragam motif batik berwarna biru ini pun tampak pasrah mendapat tendangan dan pukulan oleh salah satu orang, dari sekelompok remaja itu.

Terduga pelaku sambil memukul dan menendang memakai pakaian bertuliskan Kutho Begal. Ia juga sambil memegang rokok di tangan kirinya.

"Sepurane (mohon maaf) mas," kata pelajar yang mendapat tendangan sebagaimana dilihat dari video yang beredar.

Namun bukannya menghentikan aksi penganiaayannya, terduga pemukul itu justru menghujani pelajar berseragam sekolah itu dengan tendangan hingga mengenai mulutnya.

Baca juga: Polisi Tangkap 6 Pelajar Pelaku Penganiayaan Seorang Nenek yang Viral di Medsos

Beruntung aksi itu coba diredam oleh sang perekam video yang diduga masih saling mengenal dengan terduga pelaku.

Dari baik penelusuran, aksi itu dilakukan di sebuah jalan sepi yang teridentifikasi berada di wilayah Desa Lumbungrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kejadian penganiayaan ini dilakukan saat hujan gerimis melanda. Dalam unggahan video itu, pemilik akun membubuhi keterangan bahwa penganiayaan tersebut terjadi lantaran korban tidak pernah aktif di grup perpesanan WhatsApp (WA).

"Seorang pelajar dianiaya empat orang temannya, pelaku sakit hati, korban tidak pernah aktif di grup WhatsApp (WA). TKP Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan," tulis akun tersebut.

Unggahan itu mendapatkan berbagai respons warganet. Hingga Sabtu (4/3/2023) terlihat 2.279 akun yang meneruskan unggahan rekaman video tersebut.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti membenarkan bahwa penganiayaan itu terjadi di area warung kopi yang berada di kawasan Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/3/2023).

"Pelaku berjumlah empat orang dan sudah diamankan. Korban pengeroyokan adalah N (15) siswa SMP Al Azhar Sekarjoho, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen," ungkapnya melalui pesan singkat, Sabtu (4/3/2023).

Sedangkan pelakunya yakni berinisial T, warga Dusun Tembong, Desa Plintahan, Kecamatan, Pandaan, dan H, warga Dusun sumberejo, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen.

Keduanya adalah pelaku penganiayaan kepada korban. Kemudian D, warga Dusun Karanglo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen dan A warga Dusun Geneng, Desa Sekarjoho, Kecamatan Prigen berperan sebagai perekam video penganiyaan itu.

"Motif penganiayaan itu disebabkan karena rasa sakit hati para pelaku kepada korban, lantaran korban tidak aktif dalam grup WhatsApp yang diketuai oleh T, dan tidak bersedia diajak kumpul," jelasnya.

Kejadian itu bermula saat korban dijemput pelaku dari sekolahnya, Kamis sekitar pukul 12.00 WIB lalu dibawa ke warung kopi di sekitar Sumberejo.

"Pada sekitar pukul 13.00 WIB, pengeroyokan terjadi di area setempat, sebagaimana rekaman video yang tersebar," jelasnya.

Pascapengeroyokan itu, warga setempat mendapati korban dalam keadaan luka-luka. Akhirnya, salah satu warga menghubungi keluarga korban untuk dijemput.

"Keluarga korban juga mengangkut para pelaku yang masih berada di warung kopi, menggunakan roda empat ke rumah ketua RT untuk membahas tentang penganiayaan yang dilakukan pelaku," tuturnya.

Di rumah ketua RT korban, selama proses klarifikasi dengan para pelaku sekitar pukul 17.00 WIB, warga sekitar tempat tinggal korban berdatangan dan berkerumun di area rumah Ketua RT.

"Intinya mereka tidak terima warganya dianiaya seperti video yang beredar tersebut," ujarnya.

Berselang kemudian, anggota Polsek Prigen datang untuk mengevakuasi pelaku, namun sempat dihalangi oleh warga sekitar.

"Baru sekitar Jumat (1/3/2023) pukul 01.00 dini hari, pelaku berhasil dievakuasi setelag keluarga korban memberikan penjelasan kepada warga," terangnya.

Kini empat orang pelaku sudah diamankan dan ditahan Polres Pasuruan.

"Pelaku kami amankan di sel tahanan khusus anak Polres pasuruan," ujar Farouk.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Rekomendasi
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Berita Terkini
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved