Begini Cara Pemprov Sulsel Kembalikan Kejayaan Sutra di Wilayahnya
Kamis, 02 Maret 2023 - 20:37 WIB
loading...
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mendorong upaya pengembalian kejayaan sutra di Sulsel. (Ist)
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mendorong upaya pengembalian kejayaan sutra di Sulsel. Kabupaten Wajo dan Soppeng menjadi dua daerah sentra pengembangan sutera di Sulsel.
Ragam upaya pun dilakukan, dari hulu ke hilir. Andi mengungkapkan sutra asli Sulsel pernah berjaya di tahun 1960-an. Produknya bahkan merambah pasar nasional.
"Sayangnya kejayaan itu sempat hilang karena persaingan global, juga munculnya kain-kain impor yang mirip sutra dengan harga lebih murah,” katanya, dalam keterangan pers, Kamis (2/3/2022).
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulsel telah melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan kejayaan sutra Sulsel. Antara lain memperbanyak budidaya tanaman murbei untuk menjamin pasokan makan ulat sutra.
"Dari target 4 juta tanaman murbei, sudah tercapai 2,5 juta. Kami akan segera menambah 1,5 juta lagi tahun ini,” katanya.
Pemprov Sulsel juga telah membangun rumah produksi pemintalan sutra yang dilengkapi alat pemintal terbaik dan mesin celup untuk pewarna berstandar ekspor. Hasilnya, masyarakat dapat memproduksi kain-kain sutra yang halus dengan warna menarik dan awet.
“Kami juga berencana untuk mengembangkan bibit ulat sutera sendiri. Saat ini telur ulat sutra masih impor dari Tiongkok,” imbuh Andi.
Ragam upaya pun dilakukan, dari hulu ke hilir. Andi mengungkapkan sutra asli Sulsel pernah berjaya di tahun 1960-an. Produknya bahkan merambah pasar nasional.
"Sayangnya kejayaan itu sempat hilang karena persaingan global, juga munculnya kain-kain impor yang mirip sutra dengan harga lebih murah,” katanya, dalam keterangan pers, Kamis (2/3/2022).
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulsel telah melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan kejayaan sutra Sulsel. Antara lain memperbanyak budidaya tanaman murbei untuk menjamin pasokan makan ulat sutra.
"Dari target 4 juta tanaman murbei, sudah tercapai 2,5 juta. Kami akan segera menambah 1,5 juta lagi tahun ini,” katanya.
Pemprov Sulsel juga telah membangun rumah produksi pemintalan sutra yang dilengkapi alat pemintal terbaik dan mesin celup untuk pewarna berstandar ekspor. Hasilnya, masyarakat dapat memproduksi kain-kain sutra yang halus dengan warna menarik dan awet.
“Kami juga berencana untuk mengembangkan bibit ulat sutera sendiri. Saat ini telur ulat sutra masih impor dari Tiongkok,” imbuh Andi.
Lihat Juga :