Kisah Skandal Seks di Kastil Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan Asal Usul Pria Hidung Belang

Kamis, 02 Maret 2023 - 14:05 WIB
loading...
Kisah Skandal Seks di...
Skandal seks memalukan sekaligus menghebohkan pernah terjadi di lingkungan kastil kediaman Gubernur Jenderal Hindia Belanda, J.P Coen di Batavia (Jakarta). Foto ilustrasi Kastil Batavia. Foto/commons wikimedia
A A A
SKANDAL seks memalukan sekaligus menghebohkan pernah terjadi di lingkungan kastil kediaman Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Jan Pieterszoon (J.P) Coen di Batavia (Jakarta). Skandal dilakukan oleh Sara Specx, putri Jacques Specx, anggota Dewan Hindia Belanda yang juga sekaligus sahabat karib J.P Coen.

Gubernur Jenderal J.P Coen (1587-1629) saat itu marah besar. Meskipun Sara adalah putri sahabatnya, namun hukum harus tetap ditegakkan.

Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS

“Coen ingin hukum ditegakkan. Ia tidak ingin menjilat ludahnya sendiri,” demikian dikutip dari buku Bukan Tabu Nusantara (2018).

Sara Specx seorang gadis rupawan. Ibunya seorang perempuan Jepang yang menjadi gundik Jacques Specx. Karenanya Sara lahir di Jepang, dan lalu oleh orang tuanya dibawa ke Hindia Belanda.

Pada tahun 1627, Jacques menitipkan putrinya kepada J.P Coen, lantaran sebuah panggilan tugas kembali ke Belanda. Jacques percaya, J.P Coen, sahabatnya yang juga Gubernur Jenderal mampu mengasuh putrinya.

Coen tidak menolak amanah yang disampaikan Jacques. “Coen mengangguk sambil menatap anak perempuan itu (Sara Specx)”. Sara pun tinggal di kastil di mana Coen berada.

Baca juga: Ini Ramalan Ranggawarsita mengenai Pemimpin Indonesia, dari Bung Karno hingga yang Paling Ditunggu

Sara Specx menjadi staatdochter atau putri negara. Oleh Coen, dia juga dipekerjakan sebagai salah satu pengiring Eva Ment, istrinya.

Di tengah kesibukannya Sara diam-diam menjalin hubungan asmara dengan Piter Jacobszoon Cortenhoeff, seorang vaandrig atau serdadu bawahan yang biasa menjaga kastil Batavia.

Piter merupakan pemuda kelahiran Arakan (Myanmar). Ayahnya seorang koopman atau pedagang Belanda yang menikahi perempuan pribumi. Sara terpesona dengan ketampanan Piter Jacobszoon yang ia temui setiap hari.

Sejoli itu lupa daratan. Pada suatu malam keduanya kepergok sedang memadu kasih di dalam kastil, tempat Gubernur Jenderal J.P Coen berada. Kabar skandal seksual itu sontak menyebar luas.

J.P Coen adalah seorang puritan. Ia memegang erat ajaran calvinis. Peristiwa yang memalukan itu telah membuat mukanya serasa tertampar. Baginya pelaku pelanggaran seksual harus dihukum berat.

“Karena selama ini ia ingin memberikan teladan yang baik dan berupaya memerangi sifat-sifat buruk hamba kompeni bermoral bejat”.

Pada 6 Juni 1629, hukuman berat dijatuhkan. Eva Ment, istri Coen dan dewan gereja sudah berusaha membujuk untuk membatalkan hukuman, namun rayuan itu oleh J.P Coen tak diindahkan.

Piter Jacobszoon dihukum pancung. Sebelum dipenggal, wajah tampan Pieter, terutama hidung oleh algojo dicoreng arang sebagai tanda pelaku pencabulan.

Saat kepala yang terputus itu menggelinding di atas tanah, warga menyaksikan bagian hidung mayat yang belang oleh coretan arang. Warga pun menyebut kepala si hidung belang.

Lalu bagaimana dengan nasib Sara Specx? Gadis rupawan itu dipaksa menyaksikan kekasihnya dipancung. Ia juga dicambuk, ditelanjangi, dan sekaligus dipertontonkan di depan masyarakat luas.

Keputusan hukuman berat yang dijatuhkan J.P Coen tidak hanya membuat gempar publik Hindia Belanda, melainkan juga negeri Belanda. Bahkan pada tahun 1843 kisah skandal Sara Specx dituangkan dalam sebuah kisah oleh W.L Ritter, seorang jurnalis.

Kisah berbahasa Belanda itu diberi judul Sarah Specx, Batavia 1629 yang diterbitkan Tijddschrift voor Nederlands-Indie.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved