Cerita Kolonial Belanda Ajarkan Gaya Hidup Tenggak Miras dan Makan Kentang

Kamis, 02 Maret 2023 - 08:29 WIB
loading...
A A A
Dalam catatan J Kats berjudul Bahaja Minoeman Keras serta Daja Oepaja Mendjaoehinja Teroetama Bagi Hindia Belanda (1920) ada sejumlah miras impor yang beredar luas di Batavia.

Di antaranya bir Inggris dengan kadar alkohol 5-7 %, anggur asam dengan alkohol 7-11 %, anggur Bordeaux 12 %, anggur Italia 14 %, anggur Port 17 %, liqeur (sopi manis) 25-30%, Jenewer 30-40%, Brandewijn 30-40 % , Cognag 40-45%, Rum 45-75% dan Whiskey 60%.

“Sedangkan arak sebagai minuman keras lokal memiliki kandungan alkohol 60%,” tulisnya.

Kebanyakan minuman keras impor, yakni terutama yang datang dari Paris merupakan minuman mahal. Anggur, whiskey atau cognag banyak muncul di pesta-pesta mewah dan bergengsi kaum elit di Batavia, utamanya orang-orang Eropa.

Gaya hidup kaum borjuasi barat itu diam-diam mencuri perhatian kaum elit bangsawan, yakni para priyayi, aristokrat bumi putera yang kerap dilibatkan dalam pesta.

Mereka kemudian menirunya, termasuk berusaha menjangkau miras harga mahal. Karena menunjukkan status sosial, para mandor pribumi, kepala desa, pegawai kuli perkebunan, akan merasa mendapat status sosial berbeda ketika berhasil menenggak miras harga mahal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Penyebab Jalan Raya...
Penyebab Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ambles, Saluran Air Keropos
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Rekomendasi
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved