Miris! Rumah dan Jembatan di Rokan Hulu Riau Terancam Roboh Tergerus Sungai Batang Labuh

Rabu, 01 Maret 2023 - 16:03 WIB
loading...
Miris! Rumah dan Jembatan...
Sejumlah rumah dan jembatan di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau terancam roboh tergerus aliran Sungai Batang Lubuh. Foto/Ist
A A A
ROKAN HULU - Sejumlah rumah dan jembatan di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau terancam roboh. Kondisi pembatas sungai atau tebing di Sungai Batang Lubuh mengkhawatirkan dan tergerus aliran sungai.

Tebing bantaran Sungai Batang Lubuh tersebut akan runtuh digerus arus air sungai. Runtuhnya tebing tersebut akan sangat berdampak terhadap masyarakat setempat.

Baca juga: Memilukan! Gedung SD di Sukabumi Roboh Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,0

Selain ada belasan rumah warga, di lokasi tersebut juga ada Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo yang menjadi tempat masyarakat untuk menjalankan ibadah, letaknya hanya sekitar 10 meter dari pinggir Sungai.

Salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah akan robohnya rumah warga dan Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo. Runtuhan tanah di pinggir bantaran sungai tersebut dari tahun ke tahun semakin meluas.

Dampak lain yang mungkin terjadi adalah runtuhnya jembatan yang berlokasi di Jalan raya Kecamatan Bonai Darussalam yang merupakan penghubung Kabupaten Rokan Hulu ke Kabupaten Bengkalis.

Imam Surau Suluk, Syeh Muhammad Kayo Abu Bakar mengaku bahwa kondisi hampir runtuhnya pemukiman warga dan Surau Suluk di Desa Sontang tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun silam.

Baca juga: Turap Ambrol, 2 Rumah Warga di Bantaran Sungai Cikaengan Garut Terancam Longsor

"Yang paling parah itu sejak dua tahun terakhir, ketika air meluap, maka pinggir Sungai akan terus tergerus. Kita khawatir jika dibiarkan terus-menerus akan runtuh pemukiman warga dan surau suluk ini," kata Abu Bakar dalam keterangannya kepada MPI, Rabu (1/3/2023).

Melihat kondisi itu, Abu Bakar berharap kepada pemerintah agar dibangunkan tembok penahan tebing (Turap), agar bisa menahan tanah di pinggir supaya tidak tergerus oleh air.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ustaz Abdul Gani yang merupakan jamaah di Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo. Dia berharap dibangunkan turap untuk mempertahankan kondisi Surau Suluk tersebut.

"Harapan kami cuma dibangunkan turap. Agar tanah di pinggir sungai tidak tergerus air," kata Abdul Gani yang merupakan guru ngaji di Surau Suluk tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengaku bahwa pemerintah Desa mendukung apa yang menjadi permintaan masyarakat terkait pembangunan turap penahan tebing di pinggir sungai yang letaknya hanya kurang lebih 15 meter dari lokasi bangunan Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo tersebut.

Namun diakuinya, dengan kondisi keuangan Desa yang peruntukannya dan jumlahnya juga terbatas, mustahil rasanya bisa diarahkan untuk pembangunan turap pinggir Sungai yang panjangnya itu mencapai lebih kurang 250 meter tersebut.

"Oleh sebab itu, kami meminta pemerintah yang punya anggaran besar agar membangunkan turap penahan tebing itu. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut, maka tidak menutup kemungkinan akan berdampak tidak baik terhadap bangunan Surau Suluk yang bersejarah itu," paparnya.

Zulfahrianto yang akrab disapa Anto Sontang itu juga mengaku selain bangunan Surau Suluk itu, juga ada jalan yang sudah mulai tergerus air sungai. Bahkan, saat ini sudah tidak bisa dilalui lagi. Sementara, jalan tersdbut merupakan akses jamaah menuju suarau suluk terssbut.

Dia berharap pemerintah Kabupatan Rohul dan Provinsi Riau agar menyempatkan diri untuk mebinjau lokasi Surau Suluk yang kondisinya sangat mengkhawatirkan tersebut.

"Surau Suluk ini sangat bersejarah. Di sekitarnya sudah ada pemakaman Syeh Muhammad Kayo yang merupakan pendiri dari surau suluk tersebut. Untuk itu, besar harapan kami agar Pemerintah mau membangun turap penahan tebih di Sungai tersebut," pintanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
115 RT di Jakarta Terendam...
115 RT di Jakarta Terendam Banjir Pagi Ini, Ketinggian Air Capai 2,4 Meter
Banjir Melanda Ogan...
Banjir Melanda Ogan Komering Ulu, 450 Jiwa Terdampak
22 RT di Jakarta Masih...
22 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini
7 Desa di Kabupaten...
7 Desa di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.614 Jiwa Terdampak
Kapolda Riau Copot Kapolsek...
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki
Kejagung Geledah 20...
Kejagung Geledah 20 Lokasi di Riau dan Medan terkait Korupsi POME, Sasarannya Rumah hingga Pabrik
Polisi Tetapkan Pelaku...
Polisi Tetapkan Pelaku Penganiayaan Mahasiswi di Riau, jadi Tersangka!
Berusia 58 Tahun, Sambu...
Berusia 58 Tahun, Sambu Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan Ekosistem Kelapa
Rekomendasi
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Berita Terkini
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved