Selama PSBB, Sampah Rumah Tangga Warga Kabupaten Bogor Melonjak
Kamis, 16 Juli 2020 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
"Sementara begitu. Di satu sisi yang kita punya 3,7 hektare, yang Kota Bogor itu 38,7 hektare. Kita bahas silang hak dan kewajibannya. Termasuk kepentingan warga sekitar. Itu belum semua, baru akan kami bahas dan kami kaji," ungkap.
Tak hanya itu, pihaknya juga saat ini tengah mempersiapkan rencana pembangunan Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Nambo, Klapanunggal, yang hingga kini belum rampung. Penggunaan TPPAS Nambo dipastikan molor dan diperkirakan baru bisa digunakan 2023 mendatang. Akibatnya, hingga kini belum ada tempat lain bagi Pemkab Bogor untuk lokasi pembuangan akhir sampah.
"Kalau di Nambo itu masih jauh lah. Belum siap itu, 2022 juga sepertinya belum. Kemungkinan itu di 2023 lah, masih jauh. Sedangkan produksi sampai kita kan banyak juga," katanya.
Perjanjian kerja sama antara Pemkab dengan Pemkot Bogor terkait TPPAS Galuga akan berakhir 31 Desember 2020. Setelah ini akan ada rapat lanjutan terkait hal itu. Ia sendiri memperkirakan proses drafting selesai pada Agustus mendatang, sehingga bisa dibawa ke persetujuan DPRD Kabupaten Bogor pada bulan Oktober.
"Di November-Desember itu posisinya di penataan PKS. Sembari juga kita lihat respon masyarakat sekitar dalam prosesnya. Pertimbangan kita jelas, karena Nambo belum selesai, produksi sampah masih," tukasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga saat ini tengah mempersiapkan rencana pembangunan Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Nambo, Klapanunggal, yang hingga kini belum rampung. Penggunaan TPPAS Nambo dipastikan molor dan diperkirakan baru bisa digunakan 2023 mendatang. Akibatnya, hingga kini belum ada tempat lain bagi Pemkab Bogor untuk lokasi pembuangan akhir sampah.
"Kalau di Nambo itu masih jauh lah. Belum siap itu, 2022 juga sepertinya belum. Kemungkinan itu di 2023 lah, masih jauh. Sedangkan produksi sampai kita kan banyak juga," katanya.
Perjanjian kerja sama antara Pemkab dengan Pemkot Bogor terkait TPPAS Galuga akan berakhir 31 Desember 2020. Setelah ini akan ada rapat lanjutan terkait hal itu. Ia sendiri memperkirakan proses drafting selesai pada Agustus mendatang, sehingga bisa dibawa ke persetujuan DPRD Kabupaten Bogor pada bulan Oktober.
"Di November-Desember itu posisinya di penataan PKS. Sembari juga kita lihat respon masyarakat sekitar dalam prosesnya. Pertimbangan kita jelas, karena Nambo belum selesai, produksi sampah masih," tukasnya.
(thm)
Lihat Juga :