Peneliti Endang Tirtana Sebut Masyarakat Harus Bijak Gunakan Teknologi
Sabtu, 25 Februari 2023 - 19:11 WIB
loading...
Peneliti dari Maarif Institute, Endang Tirtana. Foto/Istimewa
A
A
A
BOGOR - Masyarakat harus bijak dalam menggunakan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern seperti AI dan robot. Hal ini dikatakan oleh Peneliti dari Maarif Institute, Endang Tirtana.
Menurutnya, saat ini dunia tengah memasuki zaman yang kompleks. Untuk memenuhi kebutuhan dan mempermudah kehidupan manusia atau dikenal dengan era society 5.0. Sehingga sangat penting bagi seseorang untuk cepat merespons yang begitu cepat.
"Perubahan-perubahan yang begitu cepat harus kita respons secara cepat dengan mendisrupsi diri sendiri secara terukur," kata Endang dalam diskusi Society 5.0: Merdeka Menata Masa Depan di hadapan mahasiswa Institute Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Jakarta, Sabtu (25/2/2023).
"Jika tidak, maka seseorang akan tersingkir atau disingkirkan dalam kehidupan. Kemudahan akan diperoleh oleh orang-orang yang berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi," tambahnya.
Di masa pandemi dia mengungkapkan, keadaan ekonomi sangat terpuruk. Namun ada satu perusahaan yang berhasil meraup Rp136 miliar hanya dalam beberapa bulan. Perusahaan itu tidak menjual produk-produk mewah, dan bukan pula perusahaan unicorn.
Menurutnya, saat ini dunia tengah memasuki zaman yang kompleks. Untuk memenuhi kebutuhan dan mempermudah kehidupan manusia atau dikenal dengan era society 5.0. Sehingga sangat penting bagi seseorang untuk cepat merespons yang begitu cepat.
"Perubahan-perubahan yang begitu cepat harus kita respons secara cepat dengan mendisrupsi diri sendiri secara terukur," kata Endang dalam diskusi Society 5.0: Merdeka Menata Masa Depan di hadapan mahasiswa Institute Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Jakarta, Sabtu (25/2/2023).
"Jika tidak, maka seseorang akan tersingkir atau disingkirkan dalam kehidupan. Kemudahan akan diperoleh oleh orang-orang yang berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi," tambahnya.
Di masa pandemi dia mengungkapkan, keadaan ekonomi sangat terpuruk. Namun ada satu perusahaan yang berhasil meraup Rp136 miliar hanya dalam beberapa bulan. Perusahaan itu tidak menjual produk-produk mewah, dan bukan pula perusahaan unicorn.
Lihat Juga :