Pangkoarmada I Patroli Udara Pantau Keamanan Laut Natuna Utara, Ada Apa?
Rabu, 22 Februari 2023 - 20:02 WIB
loading...
Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Erwin S. Aldedharma melakukan patroli udara guna memantau keamanan di Laut Natuna Utara. FotoiNews TV/Alfie Al Rasyid
A
A
A
NATUNA - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Erwin S. Aldedharma melakukan patroli udara guna memantau keamanan di Laut Natuna Utara. Dalam patroli tersebut, situasi di Laut Natuna Utara masih kondusif.
![Pangkoarmada I Patroli Udara Pantau Keamanan Laut Natuna Utara, Ada Apa?]()
"Kami melihat dan berkomunikasi dengan KRI Kapitan Pattimura-371 tentang situasi Laut Natuna Utara saat patroli. Apa saja gangguan yang ditemukan dan kendala yang dihadapi serta hal yang harus dilakukan. Semua dijawab dan dapat simpulkan masih kondusif," ujar Erwin S. Aldedharma, Rabu (22/02/2023).
Baca juga: Nelayan Minta Pengamanan Laut Natuna Utara Diperkuat
Dia menjelaskan, letak Laut Natuna Utara berbatasan dengan beberapa negara asing. Sehingga terkadang bisa menemukan kapal negara asing, namun melaksanakan kegiatan operasional di wilayah perairan sendiri.
"Jadi kami meyakinkan tidak ada terjadi pelanggaran hukum dan kedaulatan negara di wilayah kita. Sehingga pentingnya kehadiran unsur KRI di laut kapan pun diperlukan," katanya.
Menurutnya, dalam mengamankan Laut Natuna Utara dituntut kehadiran KRI selalu ada 1x24 jam. Oleh karena itu, TNI AL mengerahkan beberapa KRI untuk patroli secara bergantian.

"Kami melihat dan berkomunikasi dengan KRI Kapitan Pattimura-371 tentang situasi Laut Natuna Utara saat patroli. Apa saja gangguan yang ditemukan dan kendala yang dihadapi serta hal yang harus dilakukan. Semua dijawab dan dapat simpulkan masih kondusif," ujar Erwin S. Aldedharma, Rabu (22/02/2023).
Baca juga: Nelayan Minta Pengamanan Laut Natuna Utara Diperkuat
Dia menjelaskan, letak Laut Natuna Utara berbatasan dengan beberapa negara asing. Sehingga terkadang bisa menemukan kapal negara asing, namun melaksanakan kegiatan operasional di wilayah perairan sendiri.
"Jadi kami meyakinkan tidak ada terjadi pelanggaran hukum dan kedaulatan negara di wilayah kita. Sehingga pentingnya kehadiran unsur KRI di laut kapan pun diperlukan," katanya.
Menurutnya, dalam mengamankan Laut Natuna Utara dituntut kehadiran KRI selalu ada 1x24 jam. Oleh karena itu, TNI AL mengerahkan beberapa KRI untuk patroli secara bergantian.
Lihat Juga :