Salurkan Gas ke Pelanggan, Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Gandeng PGN
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
"Penyaluran sales (penjualan) gas ke Jargas Semarang pada saat recovery CPP Gundih merupakan bentuk nyata dalam sinergi PEP (Pertamina EP), PT SPP dan PGN (Jargas Semarang) dalam menangkap peluang ruang improvement. Sehingga dapat mengoptimalkan pola operasi yang ada. Kedepan pola operasi ini dapat digunakan kembali pada saat CPP Gundih melakukan Turnaround (TA),” imbuh Afwan.
(Baca juga:) Permintaan Benih Jagung Tidak Terimbas Pandemi COVID-19
Pada awal recovery CPP Gundih, pasokan sales gas Jargas Semarang menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) Mobile. Dan saat ini menggunakan gas pipa linepack, yang memberikan beberapa manfaat dibanding dengan penggunaan CNG Mobile. Antara lain keandalan penyaluran sales gas lebih terjamin karena tidak ada potensi keterlambatan pengiriman CNG.
Kemudian penghematan biaya dari CNG sebesar 14 USD/MMBTU menjadi biaya sales gas linepack sebesar 4,7 USD/MMBTU. “Volume penggunaan sales gas Jargas Semarang sebesar 0.04 MMSCFD atau 44 MMBTUD. Jumlah itu melayani 1.800 sambungan rumah dan akan terdapat tambahan sekitar 6.000 sambungan rumah dalam waktu dekat,” tandas Afwan.
Sementara itu, Sales Area Head PGN Semarang, Heri Frastiono menyatakan dukungannya terhadap langkah sinergi yang dijalankan bersama Pertamina EP. “Kami sangat menyambut baik penyaluran sales gas Jargas Semarang menggunakan gas linepack. Harapan kami pola operasi seperti ini dapat diterapkan kembali pada momen seperti Turnaround (TA) CPP Gundih pada masa mendatang,” katanya.
(Baca juga:) Permintaan Benih Jagung Tidak Terimbas Pandemi COVID-19
Pada awal recovery CPP Gundih, pasokan sales gas Jargas Semarang menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) Mobile. Dan saat ini menggunakan gas pipa linepack, yang memberikan beberapa manfaat dibanding dengan penggunaan CNG Mobile. Antara lain keandalan penyaluran sales gas lebih terjamin karena tidak ada potensi keterlambatan pengiriman CNG.
Kemudian penghematan biaya dari CNG sebesar 14 USD/MMBTU menjadi biaya sales gas linepack sebesar 4,7 USD/MMBTU. “Volume penggunaan sales gas Jargas Semarang sebesar 0.04 MMSCFD atau 44 MMBTUD. Jumlah itu melayani 1.800 sambungan rumah dan akan terdapat tambahan sekitar 6.000 sambungan rumah dalam waktu dekat,” tandas Afwan.
Sementara itu, Sales Area Head PGN Semarang, Heri Frastiono menyatakan dukungannya terhadap langkah sinergi yang dijalankan bersama Pertamina EP. “Kami sangat menyambut baik penyaluran sales gas Jargas Semarang menggunakan gas linepack. Harapan kami pola operasi seperti ini dapat diterapkan kembali pada momen seperti Turnaround (TA) CPP Gundih pada masa mendatang,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :