Wagub Ariza Panen Padi di Cakung, Wujudkan Ketahanan Pangan di Jakarta
Rabu, 15 Juli 2020 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, sawah abadi tersebut berfungsi untuk menghasilkan benih padi sekitar 47 Ton per tahun. Sebagian hasil panen dibagikan ke petani Jakarta serta sebagian lainnya dipasarkan di DKI Jakarta dan sekitarnya.
“Kita tahu bahwa Jakarta sebagai ibu kota menjadi pusat perhatian dan setiap tahun semakin banyak warga di luar Jakarta yang melakukan urbanisasi atau datang ke Jakarta dengan berbagai kepentingan. Itu menyebabkan, Jakarta semakin padat, lahan-lahan semakin dibutuhkan untuk kepentingan warga Jakarta,” jelas Wagub Ariza.
Politisi Padtai Gerindra itu turut berharap agar para petani di Jakarta dapat terus tangguh. Karena selain menghadapi tantangan yang lazim, seperti banjir, hama, dan gagal panen, wabah COVID-19 turut menambah beban kehidupan sosial ekonomi petani.
“Mudah-mudahan petani kita bisa tangguh jadi Jakarta Tangguh bisa menghadapi berbagai tantangan dan ancaman. Memang dibutuhkan teknologi yang baik dalam penggunaan bibit, mulai dari menanam, memanen sampai dengan memasarkan. Di banyak negara kegiatan pertanian sukses dan berhasil karena menggunakan teknologi. Kita berharap ke depan, negara kita bisa mencontoh,“ ujarnya.
Dalam kesempatan itu turut hadir, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Edi Purnawa; Kepala Pimpinan Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Suharto Jabar; Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni; Direktur Utama Food Station, Arief Prasetyo Adi ; Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto; dan jajaran terkait lainnya.
“Kita tahu bahwa Jakarta sebagai ibu kota menjadi pusat perhatian dan setiap tahun semakin banyak warga di luar Jakarta yang melakukan urbanisasi atau datang ke Jakarta dengan berbagai kepentingan. Itu menyebabkan, Jakarta semakin padat, lahan-lahan semakin dibutuhkan untuk kepentingan warga Jakarta,” jelas Wagub Ariza.
Politisi Padtai Gerindra itu turut berharap agar para petani di Jakarta dapat terus tangguh. Karena selain menghadapi tantangan yang lazim, seperti banjir, hama, dan gagal panen, wabah COVID-19 turut menambah beban kehidupan sosial ekonomi petani.
“Mudah-mudahan petani kita bisa tangguh jadi Jakarta Tangguh bisa menghadapi berbagai tantangan dan ancaman. Memang dibutuhkan teknologi yang baik dalam penggunaan bibit, mulai dari menanam, memanen sampai dengan memasarkan. Di banyak negara kegiatan pertanian sukses dan berhasil karena menggunakan teknologi. Kita berharap ke depan, negara kita bisa mencontoh,“ ujarnya.
Dalam kesempatan itu turut hadir, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Edi Purnawa; Kepala Pimpinan Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Suharto Jabar; Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni; Direktur Utama Food Station, Arief Prasetyo Adi ; Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto; dan jajaran terkait lainnya.
(wib)
Lihat Juga :