Adu Kuat Pihak Pengusaha dan Warga Soal Akses Gang Besan Serpong Ditutup Beton
Kamis, 16 Februari 2023 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Ketua RT 03 Kampung Cicentang Asep menuturkan permintaan warga agar dibukanya kembali akses jalan bakal disampaikan langsung pihak kelurahan pada pemilik lahan. "Nanti lurah yang nemuin pemilik lahan. Warga sih intinya minta akses jalan saja, temboknya dibongkar," ujarnya.
Sebenarnya Pemkot dan DPRD Tangsel sudah berupaya menengahi atau mencari solusi terkait akses Gang Beson ditembok beton. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meminta pengertian dari pengusaha yang menutup jalan agar membuka kembali akses Gang Besan.
"Mudah-mudahan yang bersangkutan mengerti dan kembali membuka jalan tersebut untuk kepentingan masyarakat. Nanti kita lihat dulu masalahnya apa. Setelah tahu masalahnya baru kita selesaikan," ujar Pilar.
Dia juga segera memanggil Camat dan Lurah guna memaparkan kronologi yang berujung penutupan akses Gang Besan. "Kalau misalkan jalan umum, kasihan warga lain. Ini untuk kerukunan, jangan seperti itu. Kalau ada masalah antara warga, coba kira-kira apa yang bisa diselesaikan nanti kita mediasi," katanya.
Penutupan Gang Besan juga membuat DPRD Tangsel angkat bicara. Anggota DPRD Tangsel Julham Firdaus menyarankan semua pihak yang terlibat tidak mengedepankan ego dan bijak mencari penyelesaian bersama. Pengusaha maupun warga saling membutuhkan satu sama lain.
"Marilah kita membuat suasana menjadi sejuk, nyaman, dan harmonis. Jangan ada yang terlalu mengedepankan amarah dan emosional. Kita harus cari solusi terbaik. Pengusaha pasti membutuhkan lingkungan dan lingkungan juga pasti mendapatkan peluang kerja atas usaha dan investasi yang ada," ujar Julham, Rabu (15/2/2023).
Baca juga: Kisruh Penutupan Gang Besan Serpong, DPRD: Pengusaha Butuh Lingkungan, Warga Ingin Peluang Kerja
Sebenarnya Pemkot dan DPRD Tangsel sudah berupaya menengahi atau mencari solusi terkait akses Gang Beson ditembok beton. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meminta pengertian dari pengusaha yang menutup jalan agar membuka kembali akses Gang Besan.
"Mudah-mudahan yang bersangkutan mengerti dan kembali membuka jalan tersebut untuk kepentingan masyarakat. Nanti kita lihat dulu masalahnya apa. Setelah tahu masalahnya baru kita selesaikan," ujar Pilar.
Dia juga segera memanggil Camat dan Lurah guna memaparkan kronologi yang berujung penutupan akses Gang Besan. "Kalau misalkan jalan umum, kasihan warga lain. Ini untuk kerukunan, jangan seperti itu. Kalau ada masalah antara warga, coba kira-kira apa yang bisa diselesaikan nanti kita mediasi," katanya.
Penutupan Gang Besan juga membuat DPRD Tangsel angkat bicara. Anggota DPRD Tangsel Julham Firdaus menyarankan semua pihak yang terlibat tidak mengedepankan ego dan bijak mencari penyelesaian bersama. Pengusaha maupun warga saling membutuhkan satu sama lain.
"Marilah kita membuat suasana menjadi sejuk, nyaman, dan harmonis. Jangan ada yang terlalu mengedepankan amarah dan emosional. Kita harus cari solusi terbaik. Pengusaha pasti membutuhkan lingkungan dan lingkungan juga pasti mendapatkan peluang kerja atas usaha dan investasi yang ada," ujar Julham, Rabu (15/2/2023).
Baca juga: Kisruh Penutupan Gang Besan Serpong, DPRD: Pengusaha Butuh Lingkungan, Warga Ingin Peluang Kerja
Lihat Juga :