Genap 1 Abad RSU PKU Muhammadiyah, Bangun Rumah Sakit di Jayapura

Rabu, 15 Februari 2023 - 19:12 WIB
loading...
Genap 1 Abad RSU PKU...
Suasana depan RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta yang direvovasi tepat pada usia genap 1 abad, Rabu (15/2/2023). Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
JOGJAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta menggambarkan perjalanan sejarah pendirian rumah sakit sekaligus perkembangan Islam di Nusantara.

Haedar menjelaskan, RS PKU Muhammadiyah Jogjakarta genap berusia 1 abad untuk versi kalender Islam, namun sejatinya berusia 103 tahun versi tahun hijriyah. Perjalanan panjang sebuah rumah sakit Islam yang didirikan di zaman penjajahan kala itu.

Baca juga: Museum Muhammadiyah Diresmikan, Haedar Nashir: Bukan Sekadar Tempat Wisata

RS PKU Muhammadiyah menggambarkan kehadiran sebuah gerakan untuk penolong kesengsaraan masyarakat umum di bidang kesehatan untuk semua lapisan masyarakat

"RSU PKU Muhammadiyah ini disebut sebagai rumah sakit pribumi pertama. rumah sakit Islam pertama di Indonesia yang tentu ini tak tergantikan dan tidak akan ada yang bisa menyamainya," kata Haedar saat kick off pembangunan rumah sakitnya PKU Reborn di Jogjakarta, Rabu (15/2/2023)

Menurut Haedar rumah sakit PKU Muhammadiyah sudah berdiri bahkan sebelum organisasi lain berdiri. Hal ini menggambarkan dari perjalanan sejarah yang penting untuk bangsa Indonesia terutama warga Muhammadiyah.

Dan ketika rumah sakit ini reborn dengan membangun gedung yang juga menggambarkan wajah satu abad ke depan, bukan satu abad yang lalu tetapi satu abad itu nanti.

Baca juga: Keadaban Publik Merosot, Haedar Nashir Ajak Hidupkan Etika Al-Hujarat

Di mana menggambarkan bukan hanya perjalanan sejarah RS PKU Muhammadiyah tetapi juga menggambarkan fi'il medis sekaligus di ilmu kedokteran antara paten dan future.

"Jadi antara masa lalu dan masa depan yang berkelanjutan," tambahnya.

Gedung RS Muhammadiyah Jogjakarta merupakan perjalanan Muhammadiyah saat berdiri pada 1912. Sebuah perjalanan panjang satu dasawarsa untuk melahirkan sebuah gagasan besar mendirikan sebuah hospital.

"Itu kan sesuatu yang kharismatik, ada sesuatu yang tak lazim," tandasnya.

Karena belum pernah ada klinik yang didirikan untuk lingkungan umat Islam. Maka kala itu kehadiran Muhammadiyah kemudian juga banyak disalahpahami dianggap kafir karena meniru barat berkaitan dengan metodenya.

Padahal sejatinya sejarah kemajuan bidang kedokteran itu juga dirintis oleh Islam bahkan barat juga belajar dari dunia kedokteran.

Bahkan sampai Ibnu Sina kemudian dikenal menjadi sebagai sebuah perjalanan yang ashoriyah itu sesuatu yang selalu hadir di setiap zaman yang cocok untuk menjawab kebutuhan zaman.

Bangunan rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang baru ini nantinya juga menggambarkan Mataram. Di mana Mataram inilah yang membesarkan Yogyakarta, tetapi juga perjalanan Islam di Nusantara ini.

Muhammadiyah sudah melahirkan 23 pahlawan nasional dan sudah memiliki 122 rumah sakit PKU Muhammadiyah dan Aisyiyah. Pembangunan RSU PKU Muhammadiyah akan terus dilakukan sebagai wujud komitmen untuk menyehatkan bangsa.

"Kami ingin membuka peluang untuk bangun rumah sakit Muhammadiyah di Jayapura," tambahnya.

Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta dr. Mohammad Komarudin mengatakan di abad kedua RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini ingin adanya peningkatan pelayanan dan juga kualitas terutama dari segi fasilitas. Sehingga dapat memberikan kenyamanan yang lebih kepada pasien dan keluarga.

Tahap pembangunan PKU reborn ini ada tiga bagian. Yaitu blok A, blok B, dan blok C. Ke depannya wajah PKU menghadap ke Jalan Bhayangkara. Dan selama proses pembangunan PKU tetap akan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Gedung RS PKU Muhammadiyah Yogyakata terdiri dari 3 blok gedung total ketinggian 32 meter dan total luas lantai 27.695,70 meter. Di mana nanti total jumlah bed 220 buah dengan jumlah lantai 9 lantai yaitu 8 lantai di atas tanah dan 1 basement," jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Muhammadiyah Resmikan...
Muhammadiyah Resmikan Tahap 3 SPPG di Medan
Suasana Salat Tarawih...
Suasana Salat Tarawih Perdana Warga Muhammadiyah di Masjid At Tanwir
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Rekomendasi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Berita Terkini
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved