Ketika Mbah Hasyim Asy’ari Keluarkan Fatwa Haji Haram dan Munculnya Haji NICA

Selasa, 14 Februari 2023 - 10:15 WIB
loading...
Ketika Mbah Hasyim Asy’ari...
KH Hasyim Asy’ari.Foto/dok
A A A
BLITAR - Haji atau ibadah ke tanah suci pada masa revolusi fisik di awal kemerdekaan Indonesia pernah diharamkan. Umat Islam tidak wajib pergi haji.

Haji dihukumi alal faur atau tidak wajib seketika. Sebab pada masa itu Indonesia tengah menghadapi agresi militer Belanda. Indonesia tengah diserang dari segala penjuru.

Pasca Jepang kalah (1945), Belanda dengan mendompleng Sekutu (NICA) berusaha keras meletakkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari menyatakan, membela tanah air dari serangan penjajah adalah hal utama. Membela tanah air merupakan sebagian dari iman.

Baca juga: Prabowo dan Khofifah Bertemu 4 Mata, Ini yang Dibahas

Berikut fatwa Mbah Hasyim Asy’ari tentang pengharaman haji seperti dikutip dari buku Sejarah Nusantara yang Disembunyikan (2019).

“Haram bagi umat Islam Indonesia meninggalkan tanah air dalam keadaan musuh menyerang untuk menjajah dan merusak agama. Karena itu tidak wajib pergi haji di mana berlaku fardhu ain bagi umat Islam dalam keadaan melakukan perang melawan penjajahan bangsa dan negara”.

Kiai Hasyim Asy’ari merupakan pendiri NU (Nahdlatul Ulama) yang juga kakek Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pada saat fatwa haram haji dikeluarkan, NU masih bergabung di dalam Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia), di mana Mbah Hasyim menjadi ketuanya.

Fatwa haram haji untuk menyikapi Belanda yang telah melakukan berbagai manuver politik. Menyusul agresi militer (1947 dan 1949), Belanda mencoba memecah belah bangsa Indonesia dengan membentuk RIS (Republik Indonesia Serikat).

Untuk menarik simpati umat Islam, Belanda melakukan pemberangkatan haji, terutama di wilayah Jawa Timur dan luar Jawa yang berhasil didudukinya kembali.

Melalui kapal-kapal yang telah disiapkan, Belanda membantu pemberangkatan umat Islam yang hendak pergi ke tanah suci. Tidak sedikit umat Islam yang tetap berangkat menunaikan ibadah haji.

“Di kalangan republik, muncul istilah Haji NICA untuk orang-orang yang naik haji dengan kapal Belanda”.

Seiring dengan fatwa yang dikeluarkan Mbah Hasyim As’yari tokoh NU dari Masyumi, pemerintah Indonesia menghentikan pelaksanaan haji.

Sejak itu umat Islam Indonesia tidak lagi berfikir soal haji. Mereka bahu-membahu bersama para pejuang lain bagaimana mempertahankan kemerdekaan.

Pada 20-25 Desember 1949, Badan Kongres Muslimin Indonesia menggelar kongres di Yogyakarta. Peserta yang hadir berasal dari 156 utusan organisasi Islam.

Tidak sedikit dari mereka yang datang dari medan perang gerilya. Selain berbicara tentang cita-cita umat Islam di ekonomi, politik, sosial, dan pendidikan, kongres juga membahas perbaikan ibadah haji.

Hasil kongres salah satunya adalah pendirian Yayasan Panitia Haji, pada tahun 1951. Yayasan merupakan penunjukan Kementrian Agama yang dikepalai KH Wahid Hasyim, ayah Gus Dur.

“Yayasan Panitia Haji didirikan pada awal 1951 dan diketuai oleh KH M Sudjak,” demikian yang tertulis dalam Sejarah Nusantara yang Disembunyikan.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khawatir Warga NU Pecah...
Khawatir Warga NU Pecah di Pilpres 2024, Kakak Kandung Gus Baha Keluarkan Fatwa
Kunjungi 2 Ulama Besar...
Kunjungi 2 Ulama Besar Banten, TGB Dapat Wejangan
Kebalikan Mabrur, Ini...
Kebalikan Mabrur, Ini 5 Tanda Mardud Haji yang Tertolak
Tafsir Surat An-Nisa’...
Tafsir Surat An-Nisa’ Ayat 3 Tentang Poligami
Hukum Penjarahan dalam...
Hukum Penjarahan dalam Islam, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved