Mengharukan! Jalan Kaki 5 Hari Usai Diteror KKB, Ratusan Warga Nduga Akhirnya Selamat

Selasa, 14 Februari 2023 - 00:46 WIB
loading...
Mengharukan! Jalan Kaki...
Ratusan warga Paro, Nduga Papua saat dievakuasi tim gabungan yang terdiri dari pasukan raider dan brimob usai berjalan kaki 5 hari karena diteror KKB. Foto: Istimewa
A A A
NDUGA - Haru dan bahagia terpancar dari muka ratusan warga Distrrik Paro, Nduga Papua saat mengetahul tim gabungan yang terdiri dari pasukan Raider dan Brimob mulai terlihat dari seberang sungai. Mereka pun bernafas lega karena telah diselamatkan usai mendapat teror dari KKB .

Pasukan Yonif Raider 514/SY itu dipimpin Pasiter Satgas Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY Lettu Inf Anggika dan berhasil mengevakuasi 167 warga Paro yang sebelumnya mengungsi dengan berjalan kaki selama 5 hari dari Distrik Paro ke arah Kenyam Kabupaten Nduga melalui Quari Atas, Senin (13/2/2023). Evakuasi terhadap warga tersebut dibantu satuan Polri dari Brimob dan Polres Kenyam.

Baca juga: Masih Didata, Pengungsi Warga Paro Korban Teror KKB Belum Dapat Bantuan

"Setibanya di Quari Atas, kemudian Satgas Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY membawa para pengungsi tersebut dengan menggunakan 2 unit truk NPS, 1 unit mobil Hiluxmilik Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY dan 3 unit Truk sipil dan 1 unit mobil Hilux," jelas Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews.



Turut hadir dalam penjemputan evakuasi antara lain, Pj Bupati Nduga Namia Gwijangge S, Kapolres Kenyam AKBP Rio Alexander, Kapten Laut (P) Country Aurora, Lettu Inf Dody Prasetyo, Ketua DPRD Kabupaten Nduga Ikabus Gwijangge, dan Sekretaris RSUD Pratama Elvrida Sara Obeth Arwakom.

"Sekitar mendekati sore hari selitar Pukul 15.00 Wit mobil tiba di pinggir Sungai Quari Atas dan Satgas Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY bertemu dengan masyarakat Paro yang sedang melaksanakan penyeberangan melalui sungai Genit untuk di bawa ke Kenyam," ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Profil Irjen Pol Arif...
Profil Irjen Pol Arif Budiman, Jenderal Brimob yang Kini Menjabat Kapolda Maluku Utara
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved