Tekan Stunting, Pemprov Sulsel Luncurkan Buku Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku
Jum'at, 10 Februari 2023 - 20:01 WIB
loading...
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan meluncurkan buku berjudul Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KKP) dalam Percepatan Penurunan Stunting. (Ist)
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan meluncurkan buku berjudul Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KKP) dalam Percepatan Penurunan Stunting . Buku ini diharapkan menjadi pedoman dalam menekan angka stunting di Sulsel.
Buku hasil kerja sama Pemprov Sulsel, UNICEF Indonesia, Tanoto Foundation, dan Yayasan Jenewa Madani ini diluncurkan di Makassar, Jumat (10/2/2023). Peluncuran ini didasarkan angka prevalensi stunting di Sulsel yang mencapai 27%.
Untuk diketahui, angka prevalensi stunting secara nasional turun dari 24,4% di 2021 menjadi 21,6% di 2022 berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Namun pekerjaan belum usai karena sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), angka prevalensi stunting 14,4% di 2024. Karena itu dibutuhkan kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, swasta, dan masyarakat di 10 besar provinsi dengan stunting tertinggi, termasuk Sulsel.
Peluncuran buku ini juga sebagai tanda dimulainya program Unlocking Future Potential with Nutrition: Towards Zero Stunting in Indonesia di Makassar.
Program yang telah berlangsung sejak 2021 ini adalah kerja sama Tanoto Foundation dan UNICEF untuk mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting pada anak dengan berfokus pada promosi perubahan perilaku terkait pemenuhan gizi yang positif.
Buku hasil kerja sama Pemprov Sulsel, UNICEF Indonesia, Tanoto Foundation, dan Yayasan Jenewa Madani ini diluncurkan di Makassar, Jumat (10/2/2023). Peluncuran ini didasarkan angka prevalensi stunting di Sulsel yang mencapai 27%.
Untuk diketahui, angka prevalensi stunting secara nasional turun dari 24,4% di 2021 menjadi 21,6% di 2022 berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Namun pekerjaan belum usai karena sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), angka prevalensi stunting 14,4% di 2024. Karena itu dibutuhkan kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, swasta, dan masyarakat di 10 besar provinsi dengan stunting tertinggi, termasuk Sulsel.
Peluncuran buku ini juga sebagai tanda dimulainya program Unlocking Future Potential with Nutrition: Towards Zero Stunting in Indonesia di Makassar.
Program yang telah berlangsung sejak 2021 ini adalah kerja sama Tanoto Foundation dan UNICEF untuk mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting pada anak dengan berfokus pada promosi perubahan perilaku terkait pemenuhan gizi yang positif.
Lihat Juga :