Pemegang Saham Intiland Menyetujui Seluruh Agenda RUPS Tahunan
Rabu, 15 Juli 2020 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Perseroan tercatat membukukan laba usaha sebesar Rp234,9 miliar atau meningkat 27,6% dibandingkan perolehan triwulan I tahun 2019. Peningkatan ini mendorong perolehan laba bersih sebesar Rp84,4 miliar atau melonjak 74,4% dibandingkan triwulan I tahun lalu senilai Rp48,4 miliar.
Archied meproyeksikan Industri properti masih akan menghadapi tantangan cukup berat dalam enam bulan ke depan. Kondisi darurat akibat pandemik penyebaran COVID-19 telah secara langsung menciptakan dampak negatif terhadap kondisi perekonomian serta upaya pemulihan sektor properti nasional.
Perseroan akan terus berupaya menjaga kinerja usaha tahun ini dengan strategi pengembangan fokus pada proyek-proyek eksisting atau proyek yang berjalan. Dalam enam bulan ke depan masih fokus pada upaya meningkatkan kinerja penjualan dari inventori atau stok produk di proyek-proyek berjalan, khususnya perumahan dan apartemen
“Mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, kami akan cenderung menempuh langkah konservatif dalam memutuskan setiap pengembangan proyek baru,” kata dia.
Perseroan percaya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap properti tetap ada, khususnya konsumen akhir atau end user. Saat ini sebenaranya menjadi momentum terbaik bagi konsumen untuk berinvestasi properti karena relatif memiliki posisi tawar lebih besar di tengah banyaknya produk tersedia di pasar.
Perseroan menyadari di tengah pandemi COVID-19, tantangan yang harus dihadapi cukup berat. Namun demikian Manajemen perseroan memastikan seluruh operasional perusahaan berjalan dengan baik. Perseroan akan terus berupaya maksimal untuk meningkatkan penjualan dan kinerja usaha.
Archied meproyeksikan Industri properti masih akan menghadapi tantangan cukup berat dalam enam bulan ke depan. Kondisi darurat akibat pandemik penyebaran COVID-19 telah secara langsung menciptakan dampak negatif terhadap kondisi perekonomian serta upaya pemulihan sektor properti nasional.
Perseroan akan terus berupaya menjaga kinerja usaha tahun ini dengan strategi pengembangan fokus pada proyek-proyek eksisting atau proyek yang berjalan. Dalam enam bulan ke depan masih fokus pada upaya meningkatkan kinerja penjualan dari inventori atau stok produk di proyek-proyek berjalan, khususnya perumahan dan apartemen
“Mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, kami akan cenderung menempuh langkah konservatif dalam memutuskan setiap pengembangan proyek baru,” kata dia.
Perseroan percaya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap properti tetap ada, khususnya konsumen akhir atau end user. Saat ini sebenaranya menjadi momentum terbaik bagi konsumen untuk berinvestasi properti karena relatif memiliki posisi tawar lebih besar di tengah banyaknya produk tersedia di pasar.
Perseroan menyadari di tengah pandemi COVID-19, tantangan yang harus dihadapi cukup berat. Namun demikian Manajemen perseroan memastikan seluruh operasional perusahaan berjalan dengan baik. Perseroan akan terus berupaya maksimal untuk meningkatkan penjualan dan kinerja usaha.
(nth)
Lihat Juga :