Operasi Anoa Digelar, 10 Anggota Polisi di Kolaka Utara Terjaring Razia
Rabu, 08 Februari 2023 - 15:53 WIB
loading...
Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Sektor (Polres) Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara menggelar Operasi Keselamatan Anoa (OKA) 7-20 Februari 2023. Foto SINDOnews
A
A
A
KOLAKA UTARA - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Sektor (Polres) Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara menggelar Operasi Keselamatan Anoa (OKA) 7-20 Februari 2023. Tercatat, 10 anggota diantaranya terjaring razia karena tidak mengantongi STNK, SIM, TNBK tidak berlaku hingga tidak dilengkapi spion kendaraan.
Kasi Propam Polres Kolut, Ipda Ilham Lahi mengatakan, razia dimulai dari lingkup internal kepolisian setempat oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). "Kendaraan didata dan dilaporkan ke pimpinan," ujar Ipda Ilham, Rabu (8/2/2023). Baca juga: Operasi Keselamatan Jaya 2023 di Tangerang, 150 Personel Gabungan Diturunkan
Sesuai instruksi pimpinanya, penegakan, penertiban dan disiplin (Gaktiplin) harus diawali di internalnya sebelum Operasi Keselamatan Anoa diberlakukan kepada masyarakat. Polri ditekankan harus menjadi contoh yang baik.
Operasi Keselamatan Anoa di Kolut secara hunting tanpa menetap di satu titik saja. Meski dominan mengambil cara preemtif dan prevemtif, langkah penindakan tetap diberlakukan bagi pengendara atau pengemudi kategori pelanggaran berat.
Waka Polres Kolut, Kompol Muhammad Sofwan Rosyidi usai menyiagakan pasukan OKA 2023 mengatakan, fokus operasi guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. Beberapa item penindakan di lapangan hingga 20 Februari mendatang meliputi tidak mengenakan helm, melawan arus, knalpot brong dan berboncengan lebih dari satu orang. "Penindakan 20 persen," katanya.
Kasi Propam Polres Kolut, Ipda Ilham Lahi mengatakan, razia dimulai dari lingkup internal kepolisian setempat oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). "Kendaraan didata dan dilaporkan ke pimpinan," ujar Ipda Ilham, Rabu (8/2/2023). Baca juga: Operasi Keselamatan Jaya 2023 di Tangerang, 150 Personel Gabungan Diturunkan
Sesuai instruksi pimpinanya, penegakan, penertiban dan disiplin (Gaktiplin) harus diawali di internalnya sebelum Operasi Keselamatan Anoa diberlakukan kepada masyarakat. Polri ditekankan harus menjadi contoh yang baik.
Operasi Keselamatan Anoa di Kolut secara hunting tanpa menetap di satu titik saja. Meski dominan mengambil cara preemtif dan prevemtif, langkah penindakan tetap diberlakukan bagi pengendara atau pengemudi kategori pelanggaran berat.
Waka Polres Kolut, Kompol Muhammad Sofwan Rosyidi usai menyiagakan pasukan OKA 2023 mengatakan, fokus operasi guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. Beberapa item penindakan di lapangan hingga 20 Februari mendatang meliputi tidak mengenakan helm, melawan arus, knalpot brong dan berboncengan lebih dari satu orang. "Penindakan 20 persen," katanya.
Lihat Juga :