Bus Tabrak 2 Motor di Bojonegoro, 4 Orang Tewas
Rabu, 08 Februari 2023 - 14:53 WIB
loading...
Tabrakan maut antara bus dengan dua motor di Jalan Raya Bojonegoro, menewaskan empat orang. Foto/iNews TV/Dedi Mahdi
A
A
A
BOJONEGORO - Tabrakan maut yang melibatkan bus dengan dua motor terjadi Jalan Raya Bojonegoro. Empat orang tewas seketika. Tiga dari empat korban tewas dalam tabrakan maut tersebut, merupakan satu keluarga.
Baca juga: Kronologi Tabrakan Maut di Tol Tebing Tinggi-Medan yang Tewaskan 2 Orang
Peristiwa tabrakan maut tersebut terekam video amatir warga yang kebetulan berada di Jalan Nasional Bojonegoro-Babat di Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Tabrakan maut tersebut, terjadi pada Selasa (7/2/2023) malam.
Kepala Desa Mejuwet, Muhadi mengatakan, tabrakan maut tersebut bermula saat bus Dali Prima jurusan Bojonegoro-Surabaya, yang dikemudikan Sutrisno (60) warga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, melaju dari arah timur ke barat.
Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis
"Saat bersamaan, ada sepeda motor bernomor polisi W 2058 ZE yang dikendarai Totok berjalan di depa bus. Tiba-tiba motor serong ke kanan, karena jarak terlalu dekat sopir bus membanting setir ke kanan," unglap Muhadi.
Dari arah berlawanan muncul sepeda motor bernomor polisi S 4577 ABE, yang dikendarai oleh Agung Prasetyo (33), bersama istrinya Siti Arifatul Amalia (30), dan anaknya, Nadine (4) warga Desa Mejuwet. Bus langsung menabrak motor dari arah berlawanan tersebut.
![Bus Tabrak 2 Motor di Bojonegoro, 4 Orang Tewas]()
Korban Siti Arifatul Amalia tewas di lokasi tabrakan maut, sementara Agung Prasetyo, dan Nadine tewas saat dibawa ke RSUD Sumberejo. Totok yang posisi motornya ada di depan bus, ikut tertabrak dan akhirnya tewas saat dirawat di rumah sakit.
Seluruh korban tewas dalam tabrakan maut tersebut, langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mejuwet, pada Rabu (8/2/2023) dini hari. Petugas Satlantas Polres Bojonegoro, langsung menyitya bus Dali Prima bernomor polisi S 7792 UA sebagai barang bukti, serta memeriksa sopirnya.
Baca juga: Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady membenarkan peristiwa tabrakan maut tersebut. Namun dia masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait tabrakan maut tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Kronologi Tabrakan Maut di Tol Tebing Tinggi-Medan yang Tewaskan 2 Orang
Peristiwa tabrakan maut tersebut terekam video amatir warga yang kebetulan berada di Jalan Nasional Bojonegoro-Babat di Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Tabrakan maut tersebut, terjadi pada Selasa (7/2/2023) malam.
Kepala Desa Mejuwet, Muhadi mengatakan, tabrakan maut tersebut bermula saat bus Dali Prima jurusan Bojonegoro-Surabaya, yang dikemudikan Sutrisno (60) warga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, melaju dari arah timur ke barat.
Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis
"Saat bersamaan, ada sepeda motor bernomor polisi W 2058 ZE yang dikendarai Totok berjalan di depa bus. Tiba-tiba motor serong ke kanan, karena jarak terlalu dekat sopir bus membanting setir ke kanan," unglap Muhadi.
Dari arah berlawanan muncul sepeda motor bernomor polisi S 4577 ABE, yang dikendarai oleh Agung Prasetyo (33), bersama istrinya Siti Arifatul Amalia (30), dan anaknya, Nadine (4) warga Desa Mejuwet. Bus langsung menabrak motor dari arah berlawanan tersebut.

Korban Siti Arifatul Amalia tewas di lokasi tabrakan maut, sementara Agung Prasetyo, dan Nadine tewas saat dibawa ke RSUD Sumberejo. Totok yang posisi motornya ada di depan bus, ikut tertabrak dan akhirnya tewas saat dirawat di rumah sakit.
Seluruh korban tewas dalam tabrakan maut tersebut, langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mejuwet, pada Rabu (8/2/2023) dini hari. Petugas Satlantas Polres Bojonegoro, langsung menyitya bus Dali Prima bernomor polisi S 7792 UA sebagai barang bukti, serta memeriksa sopirnya.
Baca juga: Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady membenarkan peristiwa tabrakan maut tersebut. Namun dia masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait tabrakan maut tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan.
(eyt)
Lihat Juga :