Kaya Mendadak, Terlapor Penipuan Investasi Emas Punya Dua Moge dan Mobil Sport
Rabu, 15 Juli 2020 - 15:40 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Belum sampai tahunan jadi reseller investasi emas batangan, kekayaan RPS, terlapor penipuan investasi emas, melonjak tajam. Bagi para tetangga sekitar, lonjakan kekayaan ibu rumah tangga tersebut sangat tidak wajar.
RPS diketahui telah membeli 2 motor gede Harley Davidson, mobil sport, dan rumah mewah di Bintaro Jaya. Warga lingkungan Jalan H Sarmili, RT 004/RW 002, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, pun makin bertambah bingung.
Hingga akhirnya, banyak orang yang datang menanyakan rumah yang ditempati RPS Nomor 62 di lingkungan itu. Mereka banyak yang mencari rumah ketua RT setempat untuk menanyakan alamat rumah Nomor 62 tersebut.
Ketua RT 004 Karim membenarkan jika sejak beberapa bulan lalu banyak warga, bahkan polisi yang mencari alamat rumah Nomor 62 itu. Mereka mencari RPS yang tinggal di dalam rumah kampung itu. (Baca juga: Ini Skema Penipuan Investasi Emas Rp300 Miliar di Pondok Aren)
"Belum pernah ketemu yang bersangkutan, yang dicari itu sebenarnya menantunya. Kalau di lingkungan, dia enggak aktif (bermasyarakat). Kita tahunya pas ada masalah begini," kata Karim, kepada SINDOnews, di rumahnya, Rabu (15/7/2020).
RPS diketahui telah membeli 2 motor gede Harley Davidson, mobil sport, dan rumah mewah di Bintaro Jaya. Warga lingkungan Jalan H Sarmili, RT 004/RW 002, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, pun makin bertambah bingung.
Hingga akhirnya, banyak orang yang datang menanyakan rumah yang ditempati RPS Nomor 62 di lingkungan itu. Mereka banyak yang mencari rumah ketua RT setempat untuk menanyakan alamat rumah Nomor 62 tersebut.
Ketua RT 004 Karim membenarkan jika sejak beberapa bulan lalu banyak warga, bahkan polisi yang mencari alamat rumah Nomor 62 itu. Mereka mencari RPS yang tinggal di dalam rumah kampung itu. (Baca juga: Ini Skema Penipuan Investasi Emas Rp300 Miliar di Pondok Aren)
"Belum pernah ketemu yang bersangkutan, yang dicari itu sebenarnya menantunya. Kalau di lingkungan, dia enggak aktif (bermasyarakat). Kita tahunya pas ada masalah begini," kata Karim, kepada SINDOnews, di rumahnya, Rabu (15/7/2020).
Lihat Juga :