Terungkap, Orang Tua Bayi yang Dibuang di Blitar Sepasang Pelajar SMA
Senin, 06 Februari 2023 - 22:55 WIB
loading...
Petugas medis saat menggendong bayi yang ditemukan di gazebu. Kini polisi berhasil mengungkap orang tua bayi malang itu ternyata sepasang pelajar SMA. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
BLITAR - Bayi yang dibuang di dekat kamar mandi gazebo di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar Jawa Timur, akhirnya bertemu orang tuanya.
Polres Blitar Kota telah mengamankan sepasang remaja pelajar SMA yang diketahui sebagai orang tua bayi.
Terungkap, mereka sengaja meninggalkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut karena beralasan masih berstatus pelajar dan malu.
Baca juga: Hendak Mandi, Warga Blitar Temukan Bayi Menangis Terbungkus Batik Parang
“Saat ini kita masih memintai keterangan yang bersangkutan,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan Senin (6/2/2023).
Bayi laki-laki itu ditemukan pagi hari Jumat (3/2/2023). Melihat tali pusar yang masih menempel, bayi yang terbungkus kain batik motif parang itu, belum lama dilahirkan.
Begitu ditemukan warga, bayi dengan panjang 46 cm dan berat 2,2 kilogram itu langsung dilarikan ke puskesmas. Secara umum kondisinya cukup sehat meski ditengarai ada gejala penyakit kuning.
Informasi dari pihak kepolisian, ayah bayi itu adalah pelajar SMA yang masih duduk di kelas 12. Sedangkan remaja putri yang melahirkan adalah pelajar SMA kelas 11. Keduanya berstatus sebagai pasangan kekasih.
Baca juga: Gara-gara Samanhudi, Kapolda Jatim dan Kapolres Blitar Dapat Kado Patung Dewi Keadilan
Menurut Argo, dalam pemeriksaan, keduanya mengaku sengaja membuang bayi karena tidak siap dengan situasi yang terjadi.
Keduanya mengatakan malu karena statusnya masih pelajar. Lantas begitu dilahirkan, bersepakat meletakkan bayi di dekat kamar mandi gazebo.
Harapannya, bayi tersebut bisa ditemukan orang dan dirawat. “Mereka mengatakan alasan membuang karena statusnya masih pelajar. Saat ini kita masih mendalami kasusnya, termasuk memintai keterangan saksi-saksi,” kata Argowiyono.
Sementara itu, bayi laki-laki bernasib malang itu telah dipindah dari puskesmas ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sejak ditemukan tidak sedikit warga yang mengantre ingin mengadopsinya sebagai anak.
Polres Blitar Kota telah mengamankan sepasang remaja pelajar SMA yang diketahui sebagai orang tua bayi.
Terungkap, mereka sengaja meninggalkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut karena beralasan masih berstatus pelajar dan malu.
Baca juga: Hendak Mandi, Warga Blitar Temukan Bayi Menangis Terbungkus Batik Parang
“Saat ini kita masih memintai keterangan yang bersangkutan,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan Senin (6/2/2023).
Bayi laki-laki itu ditemukan pagi hari Jumat (3/2/2023). Melihat tali pusar yang masih menempel, bayi yang terbungkus kain batik motif parang itu, belum lama dilahirkan.
Begitu ditemukan warga, bayi dengan panjang 46 cm dan berat 2,2 kilogram itu langsung dilarikan ke puskesmas. Secara umum kondisinya cukup sehat meski ditengarai ada gejala penyakit kuning.
Informasi dari pihak kepolisian, ayah bayi itu adalah pelajar SMA yang masih duduk di kelas 12. Sedangkan remaja putri yang melahirkan adalah pelajar SMA kelas 11. Keduanya berstatus sebagai pasangan kekasih.
Baca juga: Gara-gara Samanhudi, Kapolda Jatim dan Kapolres Blitar Dapat Kado Patung Dewi Keadilan
Menurut Argo, dalam pemeriksaan, keduanya mengaku sengaja membuang bayi karena tidak siap dengan situasi yang terjadi.
Keduanya mengatakan malu karena statusnya masih pelajar. Lantas begitu dilahirkan, bersepakat meletakkan bayi di dekat kamar mandi gazebo.
Harapannya, bayi tersebut bisa ditemukan orang dan dirawat. “Mereka mengatakan alasan membuang karena statusnya masih pelajar. Saat ini kita masih mendalami kasusnya, termasuk memintai keterangan saksi-saksi,” kata Argowiyono.
Sementara itu, bayi laki-laki bernasib malang itu telah dipindah dari puskesmas ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sejak ditemukan tidak sedikit warga yang mengantre ingin mengadopsinya sebagai anak.
(nic)
Lihat Juga :