Progres Konstruksi KCJB Capai 53%, 3 Terowongan Sudah Tembus
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Memasuki masa new normal, proyek KCJB terus mengoptimalkan aktivitas pekerjaan. Konstruksi prasarana akan terus dikerjakan dengan lebih masif di berbagai titik. Disisi lain konstruksi pier struktur elevated juga terus dibangun dan sudah banyak berdiri sepanjang jalur tol mulai Jakarta-Bandung. Pada beberapa titik di atas pier tersebut sudah siap untuk dipasang box girder.
“Kuarter kedua ini menjadi masa-masa kritis. Kami meminta kepada seluruh kontraktor untuk mengutamakan faktor keselamatan kerja dan kepedulian lingkungan, supaya pembangunan berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak yang merugikan," ucapnya.
Tidak hanya konstruksi, lanjut Chandra, persiapan operasional kereta cepat juga berjalan dilakukan. KCIC telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPSDMP terkait Pengembangan SDM dan Riset di Bidang Perkeretaapian. Nantinya para calon operator kereta cepat akan memasuki tahap pelatihan di bawah naungan BPSDM Perhubungan Darat. Tujuannya melahirkan generasi pertama anak bangsa untuk pengoperasian kereta cepat.
"Kami juga fokus pada penyerapan tenaga kerja untuk operasional, agar ketika beroperasi nanti, anak bangsa Indonesia siap menjadi operator pertama kerta cepat,” pungkasnya.
“Kuarter kedua ini menjadi masa-masa kritis. Kami meminta kepada seluruh kontraktor untuk mengutamakan faktor keselamatan kerja dan kepedulian lingkungan, supaya pembangunan berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak yang merugikan," ucapnya.
Tidak hanya konstruksi, lanjut Chandra, persiapan operasional kereta cepat juga berjalan dilakukan. KCIC telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPSDMP terkait Pengembangan SDM dan Riset di Bidang Perkeretaapian. Nantinya para calon operator kereta cepat akan memasuki tahap pelatihan di bawah naungan BPSDM Perhubungan Darat. Tujuannya melahirkan generasi pertama anak bangsa untuk pengoperasian kereta cepat.
"Kami juga fokus pada penyerapan tenaga kerja untuk operasional, agar ketika beroperasi nanti, anak bangsa Indonesia siap menjadi operator pertama kerta cepat,” pungkasnya.
(awd)
Lihat Juga :