Sita 276 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Kapolda Riau: Kita Sudah Ungkap Lebih dari 1 Ton
Rabu, 01 Februari 2023 - 21:46 WIB
loading...
Kapolda Riau Irjen M Iqbal menjelaskan pengungkapan kasus penyelundupan 275 Kg sabu yang berasal dari jaringan Malaysia. Foto/MPI/Banda Haruddin Tanjung
A
A
A
PEKANBARU - Polda Riau berhasil mengungkap jaringan narkoba sebanyak 275 Kg sabu yang berasal dari jaringan Malaysia. Kapolda Riau Irjen M Iqbal menyatakan hingga kini sudah polisi mengungkap lebih dari 1 ton sabu.
"Dengan pengungkapan hari ini sebanyak 276 Kg, kita sudah berhasil membongkar lebih kurang 1 ton sabu selama saya memimpin di Polda Riau," kata Irjen Iqbal Rabu (1/2/2023).
Baca juga: Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 117 Kg Sabu dari Malaysia
Dia menegaskan bahwa pengungkapan 276 Kg sabu yang diamankan dari lima tersangka itu merupakan yang terbanyak.
"Ini merupakan pengungkapan yang terbesar. Ini tentu kerja sama dari semua pihak termasuk masyarakat yang selama membantu dengan menginformasikan peredaran narkoba," imbuh Iqbal yang sudah menjabat kapolda 1 tahun 2 bulan di Riau ini.
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemberantasan narkoba karena Riau merupakan salah satu tempat transit narkoba.
"Riau menjadi wilayah incaran jaringan internasional. Mereka masuk melalui banyak akses di ujung ujung pulau. Tapi kita selalu berupaya menggagalkannya," tandas mantan Kadis Humas Mabes Polri itu.
"Dengan pengungkapan hari ini sebanyak 276 Kg, kita sudah berhasil membongkar lebih kurang 1 ton sabu selama saya memimpin di Polda Riau," kata Irjen Iqbal Rabu (1/2/2023).
Baca juga: Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 117 Kg Sabu dari Malaysia
Dia menegaskan bahwa pengungkapan 276 Kg sabu yang diamankan dari lima tersangka itu merupakan yang terbanyak.
"Ini merupakan pengungkapan yang terbesar. Ini tentu kerja sama dari semua pihak termasuk masyarakat yang selama membantu dengan menginformasikan peredaran narkoba," imbuh Iqbal yang sudah menjabat kapolda 1 tahun 2 bulan di Riau ini.
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemberantasan narkoba karena Riau merupakan salah satu tempat transit narkoba.
"Riau menjadi wilayah incaran jaringan internasional. Mereka masuk melalui banyak akses di ujung ujung pulau. Tapi kita selalu berupaya menggagalkannya," tandas mantan Kadis Humas Mabes Polri itu.
Lihat Juga :