UMKM Penopang Ekonomi Nasional, Perlu Pendampingan Terintegrasi

Jum'at, 27 Januari 2023 - 22:04 WIB
loading...
UMKM Penopang Ekonomi...
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan mempertahankan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, menjaga daya beli, dan menyerap tenaga kerja dalam negeri. Foto ilustrasi
A A A
JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) akan mempertahankan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, menjaga daya beli, dan menyerap tenaga kerja dalam negeri. Karena itu, ekonomi Indonesia tahun ini diyakini akan tetap bertumbuh.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, UMKM selalu menjadi juru selamat dalam menghadapi situasi krisis. Baca juga: Dapat Bantuan Gerobak Partai Perindo, Penjual Mi dan Bakso: Sangat Membantu untuk Berjualan

Namun, terkait beberapa tantangan yang dihadapi saat ini, seperti keberpihakan pada pembiayaan murah untuk usaha mikro, proteksi pasar dalam negeri terhadap produk impor, dan digitalisasi , dibutuhkan pendampingan terintegrasi.

"UMKM itu kan kontribusi PDB-nya 60 persen persen. Serapan tenaga kerjanya 97 persen. Kemudian dari pasar domestik, kita punya 190 juta usia produktif di Indonesia. Artinya butuh makan, minum, kebutuhan dasar, pendidikan, dan layanan digital. Jadi pasar Indonesia masih terus berkembang dan UMKM akan terus mengulang sejarah baik di masa krisis, selalu jadi juru selamat," ujar Bhima, Jumat (27/1/2023).

UMKM, lanjutnya, membutuhkan pembiayaan murah karena gap pembiayaan di UMKM masih cukup lebar termasuk sektor mikro. Usaha mikro membutuhkan dukungan program pembiayaan tidak hanya melalui KUR, tetapi juga program-program pemerintah dan lembaga keuangan lainnya dengan suku bunga yang relatif lebih murah.

Di pihak lain, kata Bhima, UMKM membutuhkan perlindungan pasar, terutama dari gempuran barang-barang impor yang murah dan menyasar segmen produk yang sama dengan UMKM. "Gempuran produk impor tersebut dapat mengancam keberlangsungan usaha UMKM, dari produsen atau manufaktur skala rumah tangga menjadi UMKM jasa perdagangan," katanya.

Dari sisi kebijakan, jelas Bhima, perlu ada kepastian soal pelaksanaan 40 persen pengadaan barang dan jasa pusat dan daerah dengan menggunakan produk UMKM. Mereka jangan sampai berubah menjadi UMKM jasa. "Artinya reseller, droshipper. Ini serapan tenaga kerjanya tidak maksimal," tegasnya.

Sementara itu, Chief of SME, Funding, FI, and Network Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) Adji Anggono mengatakan, pelaku UMKM akan merespon secara maksimal kondisi pasar yang berubah saat ini. Baca juga: 40.000 UMKM Gabung Pasar Digital, Nilai Transaksi Ditarget Capai Rp50 Triliun

Menurutnya, pelaku UMKM yang memiliki karakter kreatif, adaptif, dan ulet bakal mengisi peluang yang tercipta akibat pandemi dan pembatasan aktivitas masyarakat yang berakhir.

Dengan mudah, pelaku UMKM akan menghasilkan produk, jasa, dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. Sebagai bank yang sejak awal berada di sektor UMKM, kami memiliki pengalaman yang unik dengan pelaku UMKM di masa sulit seperti pandemi," katanya.

Karakteristik UMKM yang ulet dan kreatif, menurut dia, akan sangat mempengaruhi pertumbuhan UMKM. Apalagi dengan adanya dukungan regulator yang luar biasa. "Kami yakin di tahun 2023 ini, UMKM akan bertumbuh semakin kuat dan berkontribusi memacu pertumbuhan ekonomi dalam negeri,” tandasnya.

Adji mengatakan, perbankan siap mendukung langkah ekspansi bisnis UMKM tahun ini. Ia memastikan, Bank Sampoerna berkomitmen memberikan pinjaman pada UMKM secara langsung maupun tidak langsung melalui mitra perusahaan fintech, perusahaan multifinance, koperasi, perusahaan peer-to-peer lending dan institusi lainnya.

Bank Sampoerna juga memiliki platform digital PDaja.com yang membantu para pelaku UMKM untuk memperoleh pendanaan secara cepat dan fleksibel melalui pengajuan secara daring. Pihaknya sangat terbuka untuk menjalin komunikasi intens dengan pelaku UMKM.

"Banyak UMKM yang memiliki pinjaman di tahun 2020 hingga 2022 yang mengalami kesulitan sehingga perlu dilakukan restrukturisasi. Di tahun 2023 tentunya, kami akan tetap fleksibel dalam memenuhi kebutuhan UMKM, termasuk dalam hal restukturisasi ataupun penyediaan dana tambahan yang diperlukan untuk ekspansi usaha lebih lanjut,” imbuhnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved