Perempuan di Sorong Dibakar Hidup-hidup, GPA: Sangat Tidak Berprikemanusiaan!
Rabu, 25 Januari 2023 - 09:41 WIB
loading...
Koordinator Nasional Gerakan Peduli Anak (GPA), Nihayatul Wafiroh mengecam keras aksi main hakim sekelompok warga di Kokoda, Kota Sorong yang membakar hidup-hidup seorang perempuan. (Ist)
A
A
A
SORONG - Koordinator Nasional Gerakan Peduli Anak (GPA), Nihayatul Wafiroh mengecam keras aksi main hakim sekelompok warga di Kokoda, Kota Sorong yang membakar hidup-hidup seorang perempuan.
"Saya sangat mengecam aksi pembakaran seorang perempuan di Kota Sorong, itu aksi yang sangat tidak berprikemanusiaan," kata perempuan yang akrab disapa Ninik di Jakarta, Rabu (25/1/2023).
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, apalagi sampai menghilangkan nyawa.
"Saya minta aparat kepolisian setempat segera mengusut kasus itu, tangkap para pelaku, karena kekerasan dengan apapun tidak bisa dibenarkan," tutur Ninik.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah main hakim sendiri. Menurutnya nilai-nilai kemanusiaan harus dijaga dan memprioritaskan proses hukum.
"Saya sangat mengecam aksi pembakaran seorang perempuan di Kota Sorong, itu aksi yang sangat tidak berprikemanusiaan," kata perempuan yang akrab disapa Ninik di Jakarta, Rabu (25/1/2023).
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, apalagi sampai menghilangkan nyawa.
"Saya minta aparat kepolisian setempat segera mengusut kasus itu, tangkap para pelaku, karena kekerasan dengan apapun tidak bisa dibenarkan," tutur Ninik.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah main hakim sendiri. Menurutnya nilai-nilai kemanusiaan harus dijaga dan memprioritaskan proses hukum.
Lihat Juga :