Merampok Anggota Panwascam, Mantan Napi Asimilasi Terkapar Didor Polisi
Selasa, 14 Juli 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, saat diinterogasi, tersangka mengaku sejak keluar dari rumah tahan negara (Rutan) karena asimilasi COVID-19 pada awal tahun 2020, sudah melakukan perampokan dengan kekerasan sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
"Namun laporan polisi yang kami terima hanya tiga," tuturnya.
Menurut Reza, sesuai keterangan yang diperoleh pihaknya, terakhir perampokan yang dilakukan tersangka terhadap salah seorang Komisioner Panwascam Medan Belawan Ade Irawan (42) warga Kelurahan Bagan Deli tejadi di Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan pada Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu, pelaku bersama dua rekannya membegal korban dengan senjata tajan (sajam). Akibat perampokan itu, tas milik korban berisi satu unit laptop inventaris milik Panwascam Medan Belawan dan ponsel dibawa kabur pelaku. (Baca juga: Persit KCK Cabang XI Kodim 0201/BS Peduli Dampak COVID-19)
Beruntung, Ade mengenali wajah salah satu dari pelaku yang kabur ke kawasan pemukiman warga. Akhirnya, korban melaporkan kasus ini ke Polsek Belawan.
"Namun laporan polisi yang kami terima hanya tiga," tuturnya.
Menurut Reza, sesuai keterangan yang diperoleh pihaknya, terakhir perampokan yang dilakukan tersangka terhadap salah seorang Komisioner Panwascam Medan Belawan Ade Irawan (42) warga Kelurahan Bagan Deli tejadi di Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan pada Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu, pelaku bersama dua rekannya membegal korban dengan senjata tajan (sajam). Akibat perampokan itu, tas milik korban berisi satu unit laptop inventaris milik Panwascam Medan Belawan dan ponsel dibawa kabur pelaku. (Baca juga: Persit KCK Cabang XI Kodim 0201/BS Peduli Dampak COVID-19)
Beruntung, Ade mengenali wajah salah satu dari pelaku yang kabur ke kawasan pemukiman warga. Akhirnya, korban melaporkan kasus ini ke Polsek Belawan.
(boy)
Lihat Juga :