Kampung KB Lingga Asri Kembangkan Wisata Bunga di Era New Normal
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Diakui Wihatna, gagasan menjadikan Kampung KB Lingga Sari menjadi kampung wisata bunga tak lepas dari peran dan dorongan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majalengka. Dia pun berharap, peran pemda terus ditingkatkan, agar Kampung KB Lingga Asri bisa segera dikenal luas masyarakat sebagai kampung wisata bunga.
"Apalagi, setelah sempat ditutup akibat pandemi, kawasan wisata Argapura banyak didatangi kembali wisatawan di era new normal saat ini," imbuh Wihatna.
Dia menambahkan, di era new normal saat ini, pengembangan kampung wisata bunga tersebut juga tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19, mulai wajib mengenakan masker, jaga jarak, dan penyediaan fasilitas cuci tangan.
"Kami juga berterima kasih kepada BKKBN Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan bantuan fasilitas cuci tangan di kampung kami," katanya.
Lia Amalia Putu Arga yang juga Sekretaris Kampung KB Lingga Asri menambahkan, selain mengoptimalkan potensi pariwisata dengan membentuk kampung wisata bunga, pihaknya juga memiliki program prioritas lainnya, yakni peningkatan nilai jual komoditas sayuran yang harganya kerap anjlok saat panen melimpah.
"Kami mengolah labu siam menjadi dodol, manisan, dan keripik daun labu siam. Selain itu, kami pun mengolah kopi hasil dari perkebunan warga menjadikopi bubuk siap konsumsi dan es kopi susu," sebut Lia mencontohkan.
Tidak hanya itu, Kampung KB Lingga Asri juga memiliki program peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah, pemanfaatan sampah menjadi kompos, hingga mengubah sampah menjadi barang-barang daur ulang, sehingga memiliki nilai jual secara ekonomi.
"Apalagi, setelah sempat ditutup akibat pandemi, kawasan wisata Argapura banyak didatangi kembali wisatawan di era new normal saat ini," imbuh Wihatna.
Dia menambahkan, di era new normal saat ini, pengembangan kampung wisata bunga tersebut juga tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19, mulai wajib mengenakan masker, jaga jarak, dan penyediaan fasilitas cuci tangan.
"Kami juga berterima kasih kepada BKKBN Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan bantuan fasilitas cuci tangan di kampung kami," katanya.
Lia Amalia Putu Arga yang juga Sekretaris Kampung KB Lingga Asri menambahkan, selain mengoptimalkan potensi pariwisata dengan membentuk kampung wisata bunga, pihaknya juga memiliki program prioritas lainnya, yakni peningkatan nilai jual komoditas sayuran yang harganya kerap anjlok saat panen melimpah.
"Kami mengolah labu siam menjadi dodol, manisan, dan keripik daun labu siam. Selain itu, kami pun mengolah kopi hasil dari perkebunan warga menjadikopi bubuk siap konsumsi dan es kopi susu," sebut Lia mencontohkan.
Tidak hanya itu, Kampung KB Lingga Asri juga memiliki program peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah, pemanfaatan sampah menjadi kompos, hingga mengubah sampah menjadi barang-barang daur ulang, sehingga memiliki nilai jual secara ekonomi.
Lihat Juga :