Bobby Nasution: Saya Benci Premanisme
Jum'at, 20 Januari 2023 - 13:30 WIB
loading...
Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution. Foto: Istimewa
A
A
A
MEDAN - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengaku tidak membenci kelompok atau organisasi kepemudaan (OKP). Namun dia tegas mengatakan, benci aksi premanisme.
Menurutnya, aksi-aksi premanisme menjadi salah satu penghambat utama pertumbuhan ekonomi di Medan. Karena banyak investor enggan berinvestasi akibat banyaknya preman dan maraknya aksi premanisme.
"Saya nggak pernah benci kepada OKP. Saya hanya benci kegiatannya (premanisme) saja. Saya nggak ada benci OKP A, OKP B, OKP C, nggak ada," tegas Bobby, Jumat (20/1/2023).
Baca juga: Pedagang Lawan Preman Medan Berakhir Damai, Dewan Desak Efek Jera
Untuk itu, Bobby meminta para camat untuk memperhatikan bawahannya. Bobby tidak ingin ada struktur di pemerintahan seperti kepala lingkungan (kepling) yang ikut bergabung dengan OKP berbau premanisme.
"Jadi tolong teman-teman kecamatan yang wilayahnya wilayah ekonomi dijaga pak, dijaga betul, dijaga mulai dari perangkatnya pak dilihatin, kalau bisa kepling-keplingnya itu pak, jangan ada yang terlibat dari OKP yang berbau premanisme lah," bebernya.
Bobby menyebut, jika ada perangkat pemerintah di kecamatan yang ikut ke OKP itu, maka informasi soal investasi akan bocor. Hal ini yang kemudian menyebabkan investasi di Medan menurun.
Menurutnya, aksi-aksi premanisme menjadi salah satu penghambat utama pertumbuhan ekonomi di Medan. Karena banyak investor enggan berinvestasi akibat banyaknya preman dan maraknya aksi premanisme.
"Saya nggak pernah benci kepada OKP. Saya hanya benci kegiatannya (premanisme) saja. Saya nggak ada benci OKP A, OKP B, OKP C, nggak ada," tegas Bobby, Jumat (20/1/2023).
Baca juga: Pedagang Lawan Preman Medan Berakhir Damai, Dewan Desak Efek Jera
Untuk itu, Bobby meminta para camat untuk memperhatikan bawahannya. Bobby tidak ingin ada struktur di pemerintahan seperti kepala lingkungan (kepling) yang ikut bergabung dengan OKP berbau premanisme.
"Jadi tolong teman-teman kecamatan yang wilayahnya wilayah ekonomi dijaga pak, dijaga betul, dijaga mulai dari perangkatnya pak dilihatin, kalau bisa kepling-keplingnya itu pak, jangan ada yang terlibat dari OKP yang berbau premanisme lah," bebernya.
Bobby menyebut, jika ada perangkat pemerintah di kecamatan yang ikut ke OKP itu, maka informasi soal investasi akan bocor. Hal ini yang kemudian menyebabkan investasi di Medan menurun.
Lihat Juga :