Pelaku UMKM Butuh Strategi Luar Biasa Hadapi Era New Normal

Senin, 13 Juli 2020 - 21:33 WIB
Femi melanjutkan, setelah kurang lebih empat bulan pemberlakuan PSBB, mulai akhir Juni lalu, Pemerintah Kota Bandung secara bertahap memberlakukan AKB atau new normal. Kegiatan ekonomi pun mulai diizinkan aktif kembali meski masih harus tunduk pada ketentuan protokol kesehatan, termasuk pembatasan operasional. "Oleh sebab itu, dibutuhkan strategi besar atau luar biasa dari para pelaku UMKM," katanya.

Strategi luar biasa yang dimaksud harus mempertimbangkan segala aspek, terutama faktor kesehatan, agar produk yang dihasilkan UMKM dapat diterima di tengah kekhawatiran masyarakat akibat pandemi COVID-19. Melalui strategi yang tidak biasa itu, pihaknya berharap para pelaku UMKM, khususnya di Kota Bandung, mampu menjalankan kembali bisnisnya di tengah segala keterbatasan.

Lebih lanjut Femi mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat dosen Universitas ARS tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika biasanya para dosen dan mahasiswa terjun langsung menyapa UMKM mitra binaan, namun di tengah pandemi ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara virtual. (Baca: Kasus COVID-19 di Cimahi Kebanyakan Impor Dibawa Pendatang )

Kegiatan yang digelar pada 6 Juli 2020 lalu itu juga menghadirkan Yulia Sariwaty S.,M.Si sebagai pemateri lainnya dan moderator Dini Rahmawati, M.Sc dengan melibatkan mitra binaan UMKM NATTA Line serta diikuti sejumlah mahasiswa.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!