Keren! Para Mantan TKI Jago Berbahasa Asing dan Jadi Guide di Kampung Keputren Majalengka
Minggu, 15 Januari 2023 - 12:21 WIB
Saat ini Yayah sudah kembali ke kampung halaman. Tidak jarang Yayah menggunakan bahasa Arab saat ngobrol santai dengan sesama mantan TKI.
Baca juga: TKI Asal Paningkiran Majalengka Dikabarkan Meninggal Dunia di Arab
"Saya lebih suka pakai bahasa Arab. Sekarang juga masih suka nonton film Arab. Saya juga bisa bahasa Qatar atau Inggris. Jadi selain meningkatkan ekonomi keluarga, saya selama 10 tahun bekerja di Arab, saya juga jadi bisa berbagai bahasa," kata Yayah, Sabtu (14/1/2023).
Sementara itu, tokoh pemuda Kampung Kaputren Majalengka, Amin Halimi mengatakan, fenomena bekerja di luar negeri terjadi sekitar 1990. Motif ekonomi jadi alasan mereka meninggalkan kampung dan keluarga untuk bekerja di luar negeri.
"Dari awal tahun 1990-an perempuan-perempuan di sini bekerja ke luar negeri, mereka terpaksa meninggalkan rumah, orang tua bahkan suami-anak untuk bisa mendapatkan uang," ujar Amin.
Warga kampung ini selain bekerja di negara Arab juga di kawasan Eropa seperti Jerman dan Prancis.
"Beberapa TKI bekerja ke Malaysia, Arab Saudi, Taiwan, Korea, Jepang, Brunei Darussalam, bahkan ada yang ke Jerman," jelas Amin.
Baca juga: TKI Asal Paningkiran Majalengka Dikabarkan Meninggal Dunia di Arab
"Saya lebih suka pakai bahasa Arab. Sekarang juga masih suka nonton film Arab. Saya juga bisa bahasa Qatar atau Inggris. Jadi selain meningkatkan ekonomi keluarga, saya selama 10 tahun bekerja di Arab, saya juga jadi bisa berbagai bahasa," kata Yayah, Sabtu (14/1/2023).
Sementara itu, tokoh pemuda Kampung Kaputren Majalengka, Amin Halimi mengatakan, fenomena bekerja di luar negeri terjadi sekitar 1990. Motif ekonomi jadi alasan mereka meninggalkan kampung dan keluarga untuk bekerja di luar negeri.
"Dari awal tahun 1990-an perempuan-perempuan di sini bekerja ke luar negeri, mereka terpaksa meninggalkan rumah, orang tua bahkan suami-anak untuk bisa mendapatkan uang," ujar Amin.
Warga kampung ini selain bekerja di negara Arab juga di kawasan Eropa seperti Jerman dan Prancis.
"Beberapa TKI bekerja ke Malaysia, Arab Saudi, Taiwan, Korea, Jepang, Brunei Darussalam, bahkan ada yang ke Jerman," jelas Amin.
Lihat Juga :