Wedang Secang, Minuman Raja Majapahit yang Memiliki Banyak Khasiat Kesehatan
Kamis, 12 Januari 2023 - 05:05 WIB
Ilustrasi wedang secang. Foto: Istimewa
WEDANG Secang merupakan minuman tradisional berwarna merah dari pewarna alami kayu Secang dan beraroma segar, karena mengandung banyak rempah. Siapa sangka, minuman ini favorit Raja Majapahit.
Wedang Secang hingga kini masih ada dan telah menjadi minuman tradisional masyarakat Jawa. Terbuat dari kayu Secang kering, serai, cengkih, kayu manis, dan gula pasir atau gula batu.
Cara membuat minuman ini juga sangat mudah. Semua bahan-bahan yang telah disebutkan, kemudian direndam dan direbus dengan air hingga aromanya tercium harum. Kemudian, disajikan dengan gula pasir atau gula batu.
Baca juga: Negarakertagama, Kitab yang Jadi Saksi Kejayaan Majapahit
Minuman tradisional khas Raja Majapahit ini memiliki banyak khasiat kesehatan. Kayu Secang memiliki senyawa aktif brazilin yang berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, dan antidiare.
Kayu Secang juga mengandung senyawa yang secara positif sitotoksik terhadap sel kanker, dan antitumor pada percobaan secara in vitro. Kayu Secang juga mampu menghambat aktivitas mikrobia, seperti staphylococcus aureus.
Wedang Secang hingga kini masih ada dan telah menjadi minuman tradisional masyarakat Jawa. Terbuat dari kayu Secang kering, serai, cengkih, kayu manis, dan gula pasir atau gula batu.
Cara membuat minuman ini juga sangat mudah. Semua bahan-bahan yang telah disebutkan, kemudian direndam dan direbus dengan air hingga aromanya tercium harum. Kemudian, disajikan dengan gula pasir atau gula batu.
Baca juga: Negarakertagama, Kitab yang Jadi Saksi Kejayaan Majapahit
Minuman tradisional khas Raja Majapahit ini memiliki banyak khasiat kesehatan. Kayu Secang memiliki senyawa aktif brazilin yang berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, dan antidiare.
Kayu Secang juga mengandung senyawa yang secara positif sitotoksik terhadap sel kanker, dan antitumor pada percobaan secara in vitro. Kayu Secang juga mampu menghambat aktivitas mikrobia, seperti staphylococcus aureus.
Lihat Juga :