Perawat Positif COVID-19, Puskesmas Puri Mojokerto Ditutup
Senin, 13 Juli 2020 - 13:36 WIB
Seorang warga, Sumiyati, mengatakan, dirinya antre sejak pagi untuk mendapatkan surat rujukan pelayanan kesehatan di rumah sakit, Pihak puskesmas tetap melayani dengan alasan kemanusiaan.
“Saya menunggu surat rujukan dari puskesmas memang kalau ditutup ndak apa-apa cuman informasi dari dalam kalau rujukan dilayani,” kata Sumiyati.
Penutupan Puskesmas Puri dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Kabupaten Mojokerto karena seorang perawat berinisial IS terpapar virus COVID-19 dari hasil swab yang dilakukan pada Sabtu lalu. Kini perawat tersebut menjalani isolasi di Rumah Sakit Profesor Doktor Sukandar, Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, sebanyak 24 tenaga kesehatan di Puskesmas Puri, baik itu dokter, perawat dan tenaga administrasi harus dilakukan karantina di puskesmas sambil menunggu rapit tes dan tes swab yang dilakukan petugas Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Sedangkan untuk pelayanan seperti rawat inap dan pelayanan IGD maupun melahirkan bayi dialihkan ke puskemas lain seperti Dlanggu, Sooko dan Gayaman.
“Saya menunggu surat rujukan dari puskesmas memang kalau ditutup ndak apa-apa cuman informasi dari dalam kalau rujukan dilayani,” kata Sumiyati.
Penutupan Puskesmas Puri dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Kabupaten Mojokerto karena seorang perawat berinisial IS terpapar virus COVID-19 dari hasil swab yang dilakukan pada Sabtu lalu. Kini perawat tersebut menjalani isolasi di Rumah Sakit Profesor Doktor Sukandar, Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, sebanyak 24 tenaga kesehatan di Puskesmas Puri, baik itu dokter, perawat dan tenaga administrasi harus dilakukan karantina di puskesmas sambil menunggu rapit tes dan tes swab yang dilakukan petugas Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Sedangkan untuk pelayanan seperti rawat inap dan pelayanan IGD maupun melahirkan bayi dialihkan ke puskemas lain seperti Dlanggu, Sooko dan Gayaman.
Lihat Juga :