Ajaran Baru dengan PJJ, Psikolog: Kesempatan Mengikuti Tuntutan Perubahan
Senin, 13 Juli 2020 - 06:15 WIB
Menurut Aully, masalah yang lebih sulit daripada kendala gadget dan jaringan internet adalah merubah kurikulum di tingkat satuan pendidikan dan metode pengajaran agar efektif dengan sistsm PJJ. "Itu bukan hal yang mudah karena penyusunan kurikulum selama ini menggunakan metode tatap muka," tukasnya.
Menurut dia, setiap tingkatan usia memiliki karakteristik sendiri, sehingga perlu sangat dipertimbangkan metode penyampaian materi agar efektif. Sehingga capaian pembelajaran tentunya juga harus diubah.
"PJJ yang lalu memang dilakukan secara ‘darurat’ dan dalam situasi terpaksa, sehingga tidak ada persiapan yang baik dari semua pihak. Baik sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Karenanya semua merasa terkejut dan mengalami kesulitan," paparnya.
Jika dilihat yang masih termasuk zona merah dan belum boleh KBM tatap muka adaalah di daerah yang tergolong perkotaan, sehingga pemerintah daerah seharusnya bisa cukup kreatif untuk melakukan KBM di sekolah.
"Dengan adanya libur semester saat ini, guru-guru juga mulai mempersiapkan metode pengajaran dengan daring. Harapannya bisa lebih baik daripada semester yang lalu di tengah keterpaksaan," katanya. (Baca juga: 13 Juli Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bogor Belum Izinkan KBM Tatap Muka)
Menurut dia, setiap tingkatan usia memiliki karakteristik sendiri, sehingga perlu sangat dipertimbangkan metode penyampaian materi agar efektif. Sehingga capaian pembelajaran tentunya juga harus diubah.
"PJJ yang lalu memang dilakukan secara ‘darurat’ dan dalam situasi terpaksa, sehingga tidak ada persiapan yang baik dari semua pihak. Baik sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Karenanya semua merasa terkejut dan mengalami kesulitan," paparnya.
Jika dilihat yang masih termasuk zona merah dan belum boleh KBM tatap muka adaalah di daerah yang tergolong perkotaan, sehingga pemerintah daerah seharusnya bisa cukup kreatif untuk melakukan KBM di sekolah.
"Dengan adanya libur semester saat ini, guru-guru juga mulai mempersiapkan metode pengajaran dengan daring. Harapannya bisa lebih baik daripada semester yang lalu di tengah keterpaksaan," katanya. (Baca juga: 13 Juli Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bogor Belum Izinkan KBM Tatap Muka)
Lihat Juga :